BPBD Kabupaten Probolinggo Gerak Cepat Bantu Korban Rumah Ambruk Di Besuk
Probolinggo, Radarpatroli.com
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo mengakibatkan sebuah rumah warga di Dusun Karanganyar RT 04 RW 02 Desa Matekan ambruk pada Minggu (24/5/2026) dini hari. Menyikapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo langsung turun tangan melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak, Senin (25/5/2026).

Rumah milik Aswi dilaporkan roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 02.00 WIB. Bangunan semi permanen tersebut ambruk karena kondisi kayu penyangga rumah yang sudah rapuh.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada korban terdampak.
Dalam penanganan bencana tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan sejumlah bantuan berupa paket kebersihan, terpal, sembako, paket sandang, selimut, lauk-pauk hingga hygiene kit guna memenuhi kebutuhan dasar korban sementara waktu.
Kegiatan penanganan bencana ini juga melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo, staf Kecamatan Besuk serta Pemerintah Desa Matekan sebagai bentuk sinergi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga terkait rumah roboh akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung melakukan asesmen di lokasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik untuk membantu kebutuhan sementara korban,” katanya.
Berdasarkan hasil asesmen, rumah mengalami kerusakan dengan ukuran sekitar 4 meter x 6 meter. Bangunan diketahui merupakan rumah semi permanen dengan material kayu yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang dan hujan deras.
“Dari hasil asesmen, kondisi kayu bangunan memang sudah rapuh sehingga saat hujan deras dan angin kencang terjadi, bangunan tidak mampu bertahan,” jelasnya.
Menurut Oemar, bantuan logistik yang diberikan merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam upaya penanganan bencana agar masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan dan perlindungan dasar.
“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bisa terpenuhi sementara waktu, terutama untuk perlindungan dan kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.
BPBD Kabupaten Probolinggo juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo, khususnya bagi warga yang memiliki kondisi bangunan rumah kurang kuat atau sudah rapuh.
“Kami menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan deras dan angin kencang. Jika ada kondisi bangunan yang sudah rapuh sebaiknya segera dilakukan penguatan atau perbaikan untuk mengurangi risiko bencana,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
