Razia Tengah Malam di Rutan Kraksaan, TNI-Polri dan Petugas Pemasyarakatan Pastikan Lingkungan Bebas Narkoba

0
IMG-20260530-WA0025
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan. Bersama personel TNI dan Polri, petugas Rutan Kraksaan menggelar razia gabungan insidentil pada Sabtu (30/5/2026) dini hari sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, M. Ulin Nuha. Razia melibatkan petugas Rutan Kraksaan, personel Koramil Kraksaan serta anggota Polsek Kraksaan yang bersinergi melakukan pemeriksaan menyeluruh di area hunian warga binaan.

Petugas menyasar sejumlah kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan rutan. Fokus pemeriksaan ditujukan pada upaya pencegahan peredaran narkoba, kepemilikan telepon seluler ilegal serta benda-benda lain yang berpotensi disalahgunakan oleh warga binaan.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal. Namun, beberapa barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan berhasil diamankan, di antaranya sendok logam, pinset, paku serta botol parfum berbahan kaca. Seluruh barang tersebut langsung disita untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan.

Plh. Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur M. Ulin Nuha menegaskan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan bebas dari praktik-praktik pelanggaran.

“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam rutan. Sinergi bersama TNI dan Polri menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan penggeledahan kamar hunian, petugas gabungan juga melaksanakan tes urine terhadap 10 warga binaan yang dipilih secara acak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Hasil tersebut menjadi indikator positif bahwa upaya pengawasan dan pembinaan yang dilakukan di Rutan Kraksaan berjalan dengan baik. Tidak ditemukannya handphone ilegal maupun barang terlarang lainnya semakin memperkuat kondisi keamanan yang kondusif di dalam rutan.

Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan melalui berbagai langkah preventif dan deteksi dini secara berkala. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melaksanakan deteksi dini secara rutin sebagai upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib dan bebas dari barang-barang terlarang,” kata Galih.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan razia gabungan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas antara petugas pemasyarakatan, TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Rutan Kraksaan.

Melalui kegiatan razia insidentil yang dilaksanakan secara terpadu tersebut, Rutan Kraksaan berharap situasi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, bebas penggunaan handphone ilegal serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!