Vanessa Callie Wakili Jawa Timur di Ajang Duta Anak Indonesia 2026, Wali Kota Aminuddin Beri Dukungan Penuh
Probolinggo, Radarpatroli.com
Langkah Vanessa Callie menuju panggung nasional mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Probolinggo. Gadis berusia 11 tahun yang berhasil terpilih sebagai Duta Anak Jawa Timur tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, untuk mendapatkan motivasi dan dukungan menjelang keikutsertaannya dalam ajang Pemilihan Duta Anak Indonesia 2026 tingkat nasional. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) itu menjadi bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih Vanessa sekaligus dukungan moril agar mampu tampil maksimal membawa nama baik Kota Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional.

Keberhasilan Vanessa menembus ajang nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Probolinggo. Di usianya yang masih sangat muda, siswi kelas VI SDK Mater Dei tersebut mampu menunjukkan kemampuan, bakat, serta kepercayaan diri yang mengantarkannya menjadi wakil Jawa Timur dalam kompetisi yang mempertemukan anak-anak berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain sebagai ajang pencarian duta, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi, mengembangkan potensi diri, serta menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Vanessa hadir bersama ibunya, Yonatha Devi Anggraini. Turut mendampingi Regional Director Duta Anak Jawa Timur Oktabella Maryam Ramadhona dan Erick Photography selaku manajer Vanessa. Sementara itu, Wali Kota dr. Aminuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setiorini Sayekti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lucia Aries Yuliyanti, serta Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Retno Feby Hariyanti.
Pada kesempatan itu, Vanessa menceritakan perjalanan panjang yang telah dilaluinya hingga berhasil terpilih sebagai perwakilan Jawa Timur. Berbagai tahapan seleksi yang cukup ketat berhasil dilalui dengan baik berkat kerja keras, disiplin, serta dukungan penuh dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya. Saat ini, ia tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang keberangkatannya ke Jakarta pada 28 Juni 2026 untuk mengikuti rangkaian kegiatan Pemilihan Duta Anak Indonesia.
Ajang nasional tersebut akan berlangsung selama lima hari dengan agenda karantina para finalis pada 1 hingga 4 Juli 2026. Selama masa karantina, para peserta akan mengikuti berbagai pembekalan, pelatihan kepemimpinan, pengembangan karakter, serta kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas anak sebagai generasi penerus bangsa. Selanjutnya, seluruh finalis akan tampil pada malam grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2026.

Vanessa sendiri dikenal sebagai sosok anak yang aktif dan memiliki beragam prestasi. Selain menekuni dunia modelling sejak usia dini, ia juga aktif dalam kegiatan modern dance dan memiliki kemampuan public speaking yang baik. Berbagai penghargaan telah berhasil diraihnya, di antaranya Top Model pada ajang Anak Indonesia Award, Peragawati Cilik Terbaik Jawa Timur dalam Top Model Indonesia Jatim, Little Miss Tionghoa, serta sejumlah prestasi lainnya yang menunjukkan kemampuan dan dedikasinya dalam mengembangkan potensi diri.
Dalam kompetisi tingkat nasional nanti, Vanessa akan membawa misi pelestarian budaya dan permainan tradisional Indonesia. Melalui sebuah video kreatif, ia akan memperkenalkan berbagai permainan tradisional seperti engklek, lompat tali, dan dakon sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali permainan edukatif yang mulai jarang dimainkan anak-anak di era digital. Selain itu, Vanessa juga akan memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui penampilan Tari Jaran Bodhag yang dimodifikasi secara kreatif sebagai identitas budaya yang dibawanya mewakili Jawa Timur.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang diraih Vanessa. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa anak-anak Kota Probolinggo memiliki potensi besar untuk berprestasi dan bersaing di tingkat nasional. Ia pun berpesan agar Vanessa tetap percaya diri, menjaga semangat belajar, serta terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
“Menjadi Duta Anak bukan sekadar sebuah gelar. Ada tanggung jawab untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, menyampaikan pesan positif, menumbuhkan rasa percaya diri, mengajak teman-teman untuk tidak melakukan perundungan, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi emas Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing,” pesan dr. Aminuddin.
Dukungan serupa juga diberikan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin. Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang yang luas untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi yang dimiliki agar dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Vanessa mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Probolinggo, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaik dalam ajang nasional serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kota Probolinggo dan Jawa Timur.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya teman-teman anak-anak di Kota Probolinggo. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kota Probolinggo serta Jawa Timur,” ujar Vanessa.
Keikutsertaan Vanessa Callie dalam ajang Duta Anak Indonesia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga mampu menginspirasi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi, berani bermimpi, serta mengembangkan potensi diri demi mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan berkualitas.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
