Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Pemkot Probolinggo Perkuat Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

0
IMG-20260625-WA0022
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (25/6/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati area depan Kios Kopi Siaga di Jalan Panglima Sudirman untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program yang diinisiasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga pangan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Kepala DKPPP Fitriawati, Kepala BPS Joko Santoso, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo Ahmad Nur Varid serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam pelaksanaannya, DKPPP menggandeng berbagai mitra strategis, mulai dari Perum Bulog hingga pelaku usaha pangan lokal untuk menyediakan beragam komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari pasaran.

Berbagai bahan pangan yang tersedia di antaranya beras SPHP seharga Rp57 ribu per sak, beras lokal Rp67 ribu per sak, gula pasir Rp16.500 per kilogram, bawang merah Rp42 ribu per kilogram, bawang putih Rp32 ribu per kilogram, telur ayam Rp27 ribu per kilogram, telur puyuh, garam, aneka sayuran hingga produk olahan hasil perikanan.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang rutin dilaksanakan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini merupakan salah satu kegiatan bidang ketahanan pangan di DKPPP untuk menyiapkan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat sekaligus menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih murah. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam menekan inflasi daerah,” ujarnya.

Menurut Fitriawati, pelaksanaan GPM kali ini menghadirkan komoditas yang lebih lengkap dibandingkan kegiatan sebelumnya. Selain kebutuhan pokok utama, sejumlah komoditas yang selama ini menjadi penyumbang inflasi juga turut disediakan.

“Komoditas yang disediakan lebih lengkap karena kami juga menghadirkan beberapa komoditas penyumbang inflasi seperti cabai dan bawang merah. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo Ahmad Nur Varid mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu solusi nyata dalam membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan biaya yang lebih ringan.

“Alhamdulillah saya merasa senang. Apresiasi juga kepada Ibu Wakil Wali Kota yang hadir langsung. Tadi banyak warga datang. Harapannya dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat Kota Probolinggo dan meringankan beban pengeluaran mereka,” katanya.

Untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung, Bulog menyiapkan stok beras SPHP sebanyak satu ton. Selain itu, pihaknya juga siap menambah pasokan minyak goreng apabila permintaan masyarakat terus meningkat.

Di sisi lain, kehadiran GPM mendapat sambutan positif dari warga. Purwati, warga Kelurahan Jati, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar pemerintah daerah tersebut.

“Lebih murah. Senang ada pasar murah seperti ini. Mudah-mudahan sering diadakan lagi supaya masyarakat bisa terbantu,” tuturnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah yang rutin dilaksanakan, Pemerintah Kota Probolinggo berharap stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terus terjaga. Selain meningkatkan daya beli masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menjaga laju inflasi daerah tetap terkendali sehingga kondisi perekonomian masyarakat semakin stabil dan kuat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!