Camat Wonomerto Resmi Bentuk Tim Relawan Anti Sampah, Perkuat Gerakan Lingkungan Bersih Berkelanjutan
Probolinggo, Radarpatroli.com
Komitmen Pemerintah Kecamatan Wonomerto dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari persoalan sampah terus diperkuat. Setelah melaksanakan kegiatan Korve Jalin Sae, Camat Wonomerto Rasyidhi, S.Sos., M.M. secara resmi membentuk Tim Relawan Anti Sampah yang melibatkan masyarakat Desa Kedung Supit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan diawali dengan aksi gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang selama ini berserakan di sepanjang jalan belakang SMKN 1 Wonomerto. Puluhan peserta bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong mengangkut sampah yang selama ini menjadi keluhan warga sekaligus mengganggu keindahan lingkungan.
Aksi bersih-bersih tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kedung Supit. Kepala Desa Kedung Supit, Herman, hadir langsung bersama perangkat desa untuk mengikuti kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya penanganan persoalan sampah di wilayahnya.
Sinergi antara Pemerintah Kecamatan Wonomerto, Pemerintah Desa Kedung Supit, dan masyarakat diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta bebas dari kebiasaan membuang sampah sembarangan. Kolaborasi lintas unsur ini juga menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Usai kegiatan kerja bakti, acara dilanjutkan dengan rapat sekaligus pembentukan Tim Relawan Anti Sampah yang beranggotakan 20 orang. Para relawan tersebut akan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah, mengajak warga menerapkan perilaku hidup bersih, serta melakukan pengawasan terhadap titik-titik yang selama ini rawan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

Dalam arahannya, Camat Wonomerto Rasyidhi, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa pembentukan relawan merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menyelesaikan persoalan sampah yang tidak cukup hanya melalui kegiatan kerja bakti sesaat.
“Agenda hari ini merupakan tindak lanjut setelah pelaksanaan kerja bakti di Desa Kedung Supit. Selanjutnya kita melaksanakan pembentukan sekaligus rapat pembekalan bagi 20 orang Relawan Anti Sampah. Nantinya mereka akan menjadi relawan yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencari berbagai upaya agar program ini bisa menjadi proyek berkelanjutan. Ke depan juga akan diupayakan pembangunan tempat pembuangan sampah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan. Hari ini, tanggal 7 Juli 2026, secara resmi Tim Relawan Anti Sampah berjumlah 20 orang telah dibentuk,” ujar Rasyidhi.
Menurutnya, keberhasilan program kebersihan lingkungan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan para relawan diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan yang terus mengedukasi warga agar memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan.
Selain melakukan sosialisasi, para relawan nantinya juga diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi pengelolaan sampah di tingkat desa sehingga program ini tidak hanya berjalan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Wonomerto juga berkomitmen untuk terus memperkuat sarana pendukung pengelolaan sampah, termasuk mengupayakan pembangunan tempat pembuangan sampah yang representatif. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi praktik pembuangan sampah sembarangan yang selama ini masih ditemukan di sejumlah ruas jalan.
Pembentukan Tim Relawan Anti Sampah menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kecamatan Wonomerto dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Dengan semangat gotong royong serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku masyarakat sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di Kecamatan Wonomerto.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
