Rutan Kraksaan Bagikan Hasil Panen Sayur kepada Keluarga Warga Binaan, Wujud Nyata Pembinaan dan Ketahanan Pangan
Probolinggo, Radarpatroli.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan melalui program kemandirian berbasis pertanian. Program tersebut tidak hanya menghasilkan panen sayuran yang berkualitas, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada keluarga warga binaan yang datang berkunjung, Selasa (21/7/2026).

Pembagian hasil panen aneka sayuran kepada keluarga warga binaan menjadi simbol keberhasilan program pembinaan sekaligus bentuk kepedulian Rutan Kraksaan terhadap keluarga yang selama ini memberikan dukungan kepada warga binaan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain menghasilkan produk pangan, program pertanian tersebut menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan bercocok tanam, menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat bekerja produktif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, mengatakan bahwa pembinaan berbasis pertanian memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menghasilkan hasil panen.
“Melalui pembinaan pertanian ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Hasil panen yang dibagikan kepada keluarga menjadi simbol bahwa proses pembinaan di Rutan Kraksaan memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurut Galih, kegiatan tersebut membuktikan bahwa proses pembinaan di dalam rutan mampu memberikan nilai tambah bagi warga binaan, baik dalam meningkatkan keterampilan maupun membangun rasa percaya diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
Ia menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian berbasis pertanian juga selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas pembinaan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.
“Program pembinaan kemandirian berbasis pertanian ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan,” jelasnya.
Ke depan, Rutan Kraksaan berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan produktif melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas dan mampu menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, siap mandiri, serta produktif ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program pembinaan yang mampu meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapannya, mereka memiliki bekal yang cukup untuk kembali hidup mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana,” pungkas Galih.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
