Lapangan Desa Jangur Jadi Lautan Manusia, Semidja Resmi Dibuka Semarakkan HUT RI ke-81

0
02d5b188-bb8c-4faf-8cf1-18ce24a92178
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com


Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi saat Opening Seminggu di Desa Jangur (Semidja) resmi digelar di Lapangan Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pada Hari Sabtu (08/08/2026). Ribuan warga memadati lokasi kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Semidja dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satunya dengan menghadirkan sedikitnya 45 pelaku UMKM Desa Jangur yang menjajakan beragam produk kepada masyarakat.

Tak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, Semidja juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang diberikan oleh Puskesmas Sumberasih. Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut sembari mengikuti rangkaian kegiatan di lokasi.

Suasana semakin meriah dengan penampilan berbagai tarian tradisional serta kehadiran artis cilik asal Kabupaten Probolinggo, Nabila, yang menghibur masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Jangur Lotvi. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo Munaris, Danramil 0820-06/Sumberasih yang diwakili Batuud Peltu Abdul Hamid, Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, SH, Plt Kepala Puskesmas Sumberasih dr. Moh. Erfan Kafiluddin, Ketua PCNU Kecamatan Sumberasih Ustadz Fauzan, perwakilan Kecamatan Sumberasih, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jangur Lotvi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Semidja.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut pada awalnya hanya dirancang sebagai kegiatan tingkat desa dengan tujuan memberikan ruang kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan hasil usaha mereka selama satu minggu.

“Awalnya kegiatan ini hanya kegiatan tingkat desa. Tujuannya bagaimana produksi dan UMKM yang ada di Desa Jangur bisa mendapatkan ruang untuk berjualan selama satu minggu,” ujar Lotvi.

Menurutnya, terselenggaranya kegiatan dengan meriah tidak terlepas dari kekompakan seluruh elemen masyarakat, mulai dari panitia, BPD, perangkat desa, RT/RW, panitia lingkungan, pemuda, hingga Karang Taruna.

Ia berharap Semidja dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian desa sekaligus mempererat kebersamaan warga.

“Tidak ada satu kebanggaan bagi kami kecuali memberikan apa yang menjadi pikiran kami agar bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Lotvi juga menyampaikan bahwa rangkaian Semidja tidak berhenti pada kegiatan pembukaan. Pemerintah Desa Jangur telah menyiapkan agenda Pawai Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Munaris memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Desa Jangur dan masyarakat yang mampu menggelar kegiatan dengan partisipasi warga yang begitu besar.

Dalam kesempatan tersebut, Munaris menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Probolinggo karena tidak dapat hadir secara langsung lantaran terdapat agenda mendadak. Ia ditugaskan untuk mewakili Bupati dalam kegiatan tersebut.

Munaris menyampaikan pesan agar masyarakat Kabupaten Probolinggo merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan penuh semangat, namun tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 ini harus dengan meriah dan semangat. Tetapi jangan lupa menjaga kebersihan lingkungan. Setelah kegiatan, panitia harus segera membersihkan sampah,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat yang terlihat dalam kegiatan Semidja. Menurutnya, kemeriahan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat tidak hanya berasal dari Desa Jangur, tetapi juga dari desa-desa sekitar.

Munaris menilai kegiatan Semidja merupakan contoh kreativitas desa dalam mengembangkan potensi masyarakat. Selain menggerakkan UMKM, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi seni dan budaya untuk tampil di tengah masyarakat.

“Ini menunjukkan partisipasi masyarakat yang luar biasa. Bukan hanya dari wilayah Desa Jangur, tetapi masyarakat dari desa sekitar juga ikut hadir,” katanya.

Lebih lanjut, Munaris menyebut kegiatan kreatif seperti Semidja menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan kemerdekaan. Terlebih, rangkaian kegiatan juga diisi dengan seni budaya dan berbagai perlombaan.

Ia mencontohkan adanya lomba menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan lomba tari tradisional sebagai kegiatan positif untuk menanamkan semangat nasionalisme sekaligus melestarikan budaya kepada generasi muda.

Munaris juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo tengah mendorong kegiatan desa yang kreatif dan partisipatif, termasuk melalui program Lomba Desa Merah Putih.

Semidja diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat dalam menyambut HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi momentum untuk mengembangkan UMKM, memperkuat gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, serta melestarikan seni budaya di Desa Jangur.

Penulis : Sayful
Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!