Kapolres Probolinggo Kota Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Dalam Dialog Kebangsaan

0
file_000000008fd481faa48656713e90f27f
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen menjaga keamanan dan persatuan masyarakat kembali ditegaskan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K. saat menghadiri Dialog Kebangsaan di Gedung Puri Manggala Bhakti, Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” tersebut menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas hingga kelompok keagamaan.

Kapolres Probolinggo Kota hadir sebagai salah satu narasumber. Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan kamtibmas yang masih menjadi perhatian, salah satunya disampaikan perwakilan komunitas Ojol Probolinggo Raya.

Mereka mengeluhkan sejumlah persoalan yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, mulai dari aksi begal, geng motor, balap liar hingga minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menegaskan bahwa komunitas ojol merupakan salah satu mitra kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Ia memastikan berbagai keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti.

“Terima kasih kepada perwakilan ojol yang selama ini sudah menjadi mitra Kamtibmas dari Polres Probolinggo Kota. Saya selaku Kapolres akan menindaklanjuti keluhan dari masyarakat semua, bukan hanya dari ojol saja,” kata Rico.

Ia menjelaskan, Polres Probolinggo Kota akan terus meningkatkan upaya menjaga keamanan wilayah, salah satunya melalui patroli pada jam-jam rawan serta penindakan terhadap pelaku kejahatan.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik seperti melaksanakan patroli di jam-jam rawan dan melakukan penindakan secara tegas terhadap para pelaku kejahatan yang ada di wilayah Kota Probolinggo,” ujarnya.

Tak hanya membahas persoalan kamtibmas, dialog juga menyoroti tantangan masyarakat di tengah derasnya arus informasi di ruang digital. Rico mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.

Rico juga mengajak masyarakat menjadikan ruang digital sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan persatuan, bukan sebagai tempat menyebarkan kebencian maupun memicu perpecahan.

“Polres Probolinggo Kota bersama seluruh unsur Forkopimda akan terus berupaya menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Probolinggo,” tambahnya.

Dialog tersebut diikuti sekitar 50 undangan dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya Pemuda Muhammadiyah, PMII, PSHT, PERTUNI, organisasi keagamaan, komunitas media, Senkom, ORARI hingga komunitas driver ojol.

Selain Kapolres, forum menghadirkan Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K), M.Kes., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Lilik Setyawan, S.H., M.H., serta Hakim Pengadilan Negeri Probolinggo Adi Putra, S.H., M.H.

Para narasumber sepakat bahwa perbedaan pilihan, pandangan maupun kepentingan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan perlu dikelola melalui dialog, musyawarah dan mekanisme hukum agar tidak berkembang menjadi konflik.

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog bersama peserta. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus mencari solusi bersama demi menjaga keamanan dan persatuan di Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!