ORADO Kota Probolinggo Resmi Dikukuhkan, Wawali Ina Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

0
IMG-20260825-WA0005
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Olahraga Domino Indonesia (ORADO) mulai menunjukkan perkembangan positif di Kota Probolinggo. Permainan domino yang selama ini identik sebagai hiburan masyarakat dan sarana berkumpul, kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki wadah organisasi serta pembinaan atlet.

Perkembangan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026–2030 di J’Bing Café & Resto, Senin (24/8/2026).

Ina berharap keberadaan ORADO tidak sekadar menjadi organisasi olahraga, tetapi mampu menjalankan pembinaan secara konsisten dan terarah sehingga dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.

“Saya percaya jika pembinaan dilakukan secara konsisten dan terarah, ORADO Kota Probolinggo tidak hanya mampu jadi organisasi yang aktif tetapi juga melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun tingkat nasional serta membawa nama baik Kota Probolinggo,” harap Ina.

Menurutnya, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen membangun sinergi dengan KONI dan seluruh organisasi olahraga, termasuk ORADO. Namun, dukungan pemerintah perlu diperkuat dengan kerja sama serta komitmen seluruh pengurus dan insan olahraga.

Ina menilai kehadiran ORADO juga memiliki nilai positif dalam membangun karakter, sportivitas, kebersamaan dan semangat berprestasi di tengah masyarakat.

“Selamat dan sukses atas pengukuhan Pengurus ORADO Kota Probolinggo masa bakti 2026–2030. Semoga ORADO semakin solid, semakin berprestasi dan mampu melahirkan generasi olahraga yang membanggakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Probolinggo Zulfikar Imawan mengatakan Pengurus ORADO Kota Probolinggo telah resmi dikukuhkan oleh Pengprov ORADO Jawa Timur dan menjadi cabang olahraga ke-48 di bawah KONI Kota Probolinggo.

Ia menyebut saat ini ORADO Kota Probolinggo telah memiliki delapan klub resmi yang berada dalam pembinaan organisasi. Selain itu, masih terdapat sejumlah komunitas domino yang tersebar di berbagai wilayah Kota Probolinggo.

“Alhamdulillah sekarang delapan klub resmi dalam asuhan atau binaan ORADO Kota Probolinggo dan masih ditambah lagi komunitas-komunitas yang tersebar di wilayah Kota Probolinggo,” jelas Zulfikar.

Zulfikar berharap ORADO segera melakukan pembibitan dan pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur pada Juli 2027 di Surabaya.

Ketua Pengprov Federasi ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, menjelaskan bahwa ORADO berdiri pada 7–8 Januari 2026 di Hotel Mulia Jakarta. Federasi tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Ketua Umum KONI Marciano Norman.

Mahenda mengatakan, meski tergolong sebagai federasi baru, perkembangan ORADO berlangsung cukup cepat. Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam membangun semangat atlet agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Ia menyampaikan bahwa pada 2027 ORADO ditargetkan dapat masuk dalam ajang PORPROV. Saat ini, sebanyak 38 pengurus cabang di Jawa Timur telah melakukan konsolidasi untuk menyukseskan keikutsertaan ORADO dalam PORPROV 2027 di Surabaya.

“Siapapun nanti yang berangkat PON 2028 harapannya salah satu atlet berasal dari Kota Probolinggo. Besar harapan saya melalui kegiatan ini makin banyak kegiatan turnamen ORADO,” kata Mahenda.

Sementara itu, Ketua Pengurus ORADO Kota Probolinggo Ellyas Adityawan menegaskan komitmennya untuk melakukan penjaringan atlet hingga tingkat RT. Pembinaan akan dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan atlet berprestasi sekaligus mengharumkan nama Kota Probolinggo.

Menurut Ellyas, antusiasme masyarakat terhadap ORADO cukup tinggi. Bahkan sejumlah warga turut menggelar turnamen secara mandiri dengan berkoordinasi dan meminta izin kepada pemerintah daerah.

“Sejak muncul di Kota Probolinggo antusias warga besar sekali. Bahkan warga pun mengadakan event sendiri dan izin pada Pemkot. Itu membuktikan bahwa ORADO sangat diterima di Kota Probolinggo,” tegas Ellyas.

Ia menambahkan, ORADO Kota Probolinggo membutuhkan dukungan dan kerja sama pemerintah serta berbagai stakeholder agar pembinaan organisasi dan atlet dapat berjalan maksimal.

Rangkaian pengukuhan juga diisi dengan pembacaan ikrar bersama, penyerahan Bendera Pataka dari Pengprov ORADO Jawa Timur kepada Pengurus ORADO Kota Probolinggo, pemberian cinderamata, pemotongan tumpeng serta pertandingan persahabatan yang melibatkan Wawali Ina, Zulfikar Imawan, Ketua ORADO Jawa Timur dan Ketua ORADO Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!