LDDK Angkatan ke-20 SMKN 4 Kota Probolinggo Resmi Ditutup, Koramil 0820-01/Kanigaran Tekankan Disiplin Dan Kepemimpinan

0
IMG-20260912-WA0002
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Semangat disiplin dan kepemimpinan kembali ditekankan dalam upacara penutupan Latihan Dasar Disiplin Korps (LDDK) Angkatan ke-20 Tahun 2026 SMKN 4 Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan upacara SMKN 4 Kota Probolinggo, wilayah Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danpos Kademangan Koramil 0820-01/Kanigaran menghadiri undangan upacara penutupan LDDK yang diikuti para peserta didik SMKN 4 Kota Probolinggo.

Anggota Koramil 0820-01/Kanigaran, Peltu Agus, menyampaikan bahwa upacara penutupan menjadi momentum untuk menandai berakhirnya rangkaian kegiatan LDDK Angkatan ke-20 Tahun 2026. Namun demikian, nilai-nilai yang diperoleh selama latihan diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

Menurutnya, LDDK merupakan salah satu program pembinaan karakter yang memiliki peran penting dalam menanamkan sikap disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab dan kebersamaan kepada peserta didik baru.

“Melalui kegiatan LDDK ini diharapkan seluruh peserta mampu membangun karakter yang disiplin, berintegritas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat,” kata Peltu Agus.

Ia menjelaskan, menjadi seorang pemimpin bukan berarti harus menjadi orang yang paling ahli dalam segala bidang. Seorang pemimpin justru dituntut memiliki kemampuan manajerial serta mampu memahami karakter dan keahlian setiap anggota dalam sebuah tim.

Seorang pemimpin harus mampu mengetahui karakter dan kemampuan masing-masing anggotanya sehingga dapat menempatkan orang yang tepat pada bidang yang tepat.

“Dan hal inilah yang menjadi kunci utama kesuksesan seorang pemimpin,” ujarnya.

Lebih lanjut, Peltu Agus mengungkapkan bahwa melalui LDDK, para peserta tidak hanya dilatih untuk menjadi pemimpin bagi orang lain, tetapi juga belajar menjadi seorang pemimpin bagi dirinya sendiri.

Menurutnya, kemampuan leadership perlu dibangun sejak dini melalui kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama tim dalam sebuah organisasi. Kekompakan, kata dia, tidak boleh hanya muncul ketika sebuah kegiatan baru dimulai, tetapi harus terus dipelihara seiring berjalannya waktu.

“Kerja sama tim juga harus selalu dipupuk dalam suatu organisasi. Jangan hanya pada permulaan saja kita kompak, namun seiring berjalannya waktu kekompakan itu mulai pudar,” pesannya.

Peltu Agus berharap seluruh peserta LDDK dapat menjadikan pengalaman selama mengikuti latihan sebagai bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berpesan untuk menjadikan momentum ini sebagai mata dan tombak agen pelopor perubahan, baik dalam bidang keagamaan, ilmu pengetahuan, keterampilan dan bidang ekstrakurikuler lainnya,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!