Harhubnas ke-55, Kota Probolinggo Dorong Transportasi Aman dan Pelayanan Berkualitas

0
1789619880_a38e1297cf6be56b1886
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Semangat membangun transportasi yang aman, terhubung, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi perhatian dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 di Kota Probolinggo.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin saat menjadi inspektur upacara peringatan Harhubnas di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Kamis (17/9/2026).

Tahun ini, Harhubnas mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Upacara tersebut diikuti berbagai unsur insan perhubungan dan pemangku kepentingan, mulai dari KSOP Probolinggo, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, hingga jajaran instansi vertikal di lingkungan Pelabuhan Probolinggo.

Dalam amanat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dibacakan Wali Kota Dokter Aminuddin, Harhubnas 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai pekerjaan yang telah dilaksanakan sekaligus melakukan introspeksi terhadap penyelenggaraan transportasi, terutama dalam aspek keselamatan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” demikian salah satu penekanan Menteri Perhubungan dalam amanatnya.

Usai upacara, Dokter Aminuddin menyampaikan bahwa Harhubnas tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi sistem kerja yang telah berjalan. Menurutnya, peningkatan pelayanan transportasi membutuhkan konektivitas, sinergisitas, dan kolaborasi seluruh unsur.

“Yang perlu menjadi catatan adalah bagaimana kita terus meningkatkan sistem kerja dengan memperkuat konektivitas, sinergisitas, dan kolaborasi,” ujarnya.

Ia menilai transformasi digital di sektor perhubungan harus berjalan beriringan dengan penguatan sumber daya manusia. Sebab, berbagai teknologi yang diterapkan dalam pelayanan transportasi pada akhirnya tetap membutuhkan operator dan petugas yang bekerja di lapangan.

“Walaupun kita sudah melakukan transformasi digital, tetapi operatornya tetap manusia. Ini yang perlu kita kuatkan, yaitu kerja tim. Bagaimana kita membangun team work yang besar, sehingga seluruh unsur dapat bergerak bersama,” jelasnya.

Menurut Dokter Aminuddin, penguatan kerja bersama tersebut diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang semakin aman sekaligus meningkatkan respons petugas dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk keadaan darurat.

Upaya pencegahan kecelakaan, kata dia, harus menjadi perhatian bersama. Tidak hanya mengandalkan satu instansi, tetapi melibatkan seluruh unsur yang memiliki tugas dalam pelayanan dan keselamatan transportasi.

“Goalnya adalah bagaimana sedapat mungkin kita mencegah terjadinya accident, menciptakan zero accident, dan meningkatkan response time petugas dalam melaksanakan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada momentum tersebut, Wali Kota juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban kecelakaan, khususnya mereka yang kehilangan nyawa saat menjalankan tugas maupun aktivitas pekerjaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Probolinggo, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Semoga mereka yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.

Dokter Aminuddin juga mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan dan keselamatan transportasi, termasuk tim SAR, untuk semakin memperkuat koordinasi. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, seluruh unsur diharapkan mampu membangun satu kesatuan kerja yang solid.

“Bagi seluruh tim, mari terus kita tingkatkan konektivitas sehingga betul-betul tercipta team work yang besar. Tujuan kita sama, yaitu mewujudkan zero accident,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Probolinggo I Gusti Agung Komang Arbawa mengatakan, peringatan Harhubnas menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya, KSOP Probolinggo dalam menjalankan pelayanan berpedoman pada Lima Citra Manusia Perhubungan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa di kawasan pelabuhan.

“Intinya, kami harus hadir di masyarakat untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam aspek keselamatan, Agung menegaskan bahwa KSOP Probolinggo akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan di kawasan pelabuhan. Keselamatan, kata dia, menjadi bagian utama yang harus diperhatikan dalam setiap aktivitas pelayanan transportasi.

“Penekanan dari Bapak Menteri adalah zero tolerance terkait safety. Artinya, tidak ada toleransi terhadap keselamatan. Ini harus benar-benar kita tegakkan dalam rangka menjamin keselamatan dan keamanan layanan,” tegasnya.

Selain keselamatan, Agung juga menyoroti pentingnya sinergi antara instansi vertikal dengan Pemerintah Kota Probolinggo dalam mendukung konektivitas Pelabuhan Probolinggo.

Ia menyebut Pelabuhan Probolinggo memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari jaringan konektivitas antarpelabuhan. Karena itu, diperlukan kerja sama lintas sektor agar aktivitas transportasi dan pelayanan pelabuhan dapat semakin berkembang.

“Kami sebagai instansi vertikal dari pemerintah pusat harus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka menjamin dan mendukung konektivitas pelabuhan,” jelasnya.

Agung menambahkan, Pelabuhan Probolinggo telah menjadi bagian dari konektivitas dengan sejumlah pelabuhan yang akan disinggahi kapal-kapal. Ke depan, pihaknya berharap semakin banyak kapal yang masuk sehingga konektivitas transportasi laut dapat terus terjaga.

“Harapannya, akan semakin banyak kapal yang masuk sehingga konektivitas terjamin. Transportasi semakin maju dan memberikan dampak serta manfaat sebesar-besarnya bagi wilayah Probolinggo,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!