Dapat Amanah Jadi Sekretaris DPC, Ryadlus Sholihin Firdaus, Gerindra Siapkan Mesin Partai Menuju 2029

0
IMG-20261005-WA0030
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com 

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Probolinggo menggelar rapat konsolidasi sekaligus sosialisasi struktur kepengurusan baru sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas dan mesin organisasi partai di tingkat daerah.Senin (05/10/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DPC Gerindra Kota Probolinggo yang juga Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sekretaris DPC Gerindra yang baru sekaligus Ketua Fraksi Gerindra dan Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus, Bendahara DPC Gerindra Endang Irawati, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Poniman, serta jajaran pengurus DPC Gerindra Kota Probolinggo.

Rapat konsolidasi tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi internal, sekaligus menyampaikan perubahan struktur kepengurusan yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Ketua DPC Gerindra Kota Probolinggo sekaligus Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan konsolidasi merupakan bagian penting dalam kehidupan organisasi partai. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpengurus perlu dilakukan secara rutin agar seluruh kader mengetahui perkembangan serta agenda terbaru partai.

“Setiap bulan kita lakukan konsolidasi. Sebagaimana suatu partai, kita melakukan konsultasi yang membuka atau memberikan informasi-informasi tentang kegiatan partai terkini,” ujar dr. Aminuddin.

Ia menjelaskan, dalam konsolidasi kali ini salah satu agenda utama adalah menyampaikan adanya Surat Keputusan (SK) terbaru mengenai perubahan struktur kepengurusan DPC Gerindra Kota Probolinggo yang dikeluarkan oleh DPP Partai Gerindra.

Menurutnya, dalam struktur organisasi Partai Gerindra, susunan kepengurusan dapat mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan partai. Karena itu, seluruh kader dan pengurus diminta memahami bahwa pergantian maupun penyesuaian struktur merupakan bagian dari dinamika organisasi.

“Ini kebetulan baru ada SK tentang perubahan struktur yang dikeluarkan di DPP. Sebagaimana di Partai Gerindra, SK ini bisa berlaku atau berubah kapan saja. Bisa sebulan lagi ada SK baru, bisa dua bulan lagi, atau bisa berlanjut sampai lima tahun lebih,” jelasnya.

Dr. Aminuddin menambahkan, perubahan struktur tersebut juga menjadi bagian dari langkah Partai Gerindra dalam memperkuat posisi kader yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat, baik yang berada di pemerintahan maupun di lembaga legislatif.

Ia menyebut, penempatan kader pada posisi strategis tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara struktur partai dengan masyarakat sekaligus memperbesar kekuatan organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang.

“Partai Gerindra kelihatannya yang terakhir ini ingin mengangkat harkat, pertama dengan cara merubah atau menempatkan posisi-posisi kader dan sebagainya, mereka-mereka yang memang mempunyai kedudukan dan peran di masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dr. Aminuddin, penguatan struktur tersebut juga berkaitan dengan persiapan menghadapi tahun politik, termasuk Pemilu 2029. Seluruh kader, kata dia, harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dengan membangun kekompakan dan memperkuat basis partai.

“Apakah itu kepala daerah ataupun anggota DPRD Indonesia yang mempunyai kedudukan di pemerintahan maupun di DPRD. Kepala daerah baik wali kota, bupati, wakilnya, wakil wali kota atau wakil bupati. Kalau memang posisi itu ada ketua DPRD maka ketua DPD atau wakilnya, kalau tidak juga anggotanya,” terangnya.

Lebih lanjut, dr. Aminuddin menegaskan bahwa seluruh kader Partai Gerindra harus memiliki semangat perjuangan yang sama, apapun posisi dan tanggung jawab yang diemban.

Ia menekankan bahwa menjadi bagian dari Partai Gerindra berarti memiliki komitmen terhadap perjuangan politik partai dan menjalankan amanah sesuai dengan garis perjuangan organisasi.

“Begitu kita dimintakan kemudian menjadi anggota Partai Gerindra, itu artinya perjuangan kita cuma satu. Di manapun posisi kita, apapun tempat kita dan kapanpun, hanya untuk memperjuangkan Pak Prabowo untuk tetap menjadi Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, dalam konsolidasi tersebut juga mulai dibahas target politik Gerindra Kota Probolinggo untuk menghadapi Pemilu 2029. Dr. Aminuddin menyampaikan optimisme agar perolehan kursi Partai Gerindra di DPRD Kota Probolinggo dapat meningkat secara signifikan.

“Kemudian 2031 kita bersemangat ini untuk delapan kursi dan dua periode wali kota,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kota Probolinggo yang baru, Ryadlus Sholihin Firdaus, menyampaikan bahwa perubahan struktur kepengurusan tersebut merupakan keputusan DPP Partai Gerindra yang telah ditandatangani Ketua Umum sekaligus Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada 10 September 2026.

Ryadlus mengatakan, dirinya mendapat amanah untuk menduduki posisi Sekretaris DPC Gerindra Kota Probolinggo. Menurutnya, penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan atas peran dan kiprah kader di tengah masyarakat.

“Adanya struktur baru yang baru saja ditandatangani pada tanggal 10 September 2026 kemarin oleh Bapak Prabowo Subianto sebagai Ketua DPP Gerindra mengenai SK kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Kota Probolinggo yang sudah saya bacakan tadi. Kebetulan saya dipilih atau diamanahi untuk menjadi Sekretaris DPC,” kata Ryadlus.

Ia menilai amanah tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, terutama dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kinerja partai di Kota Probolinggo.

Ryadlus juga menyampaikan bahwa Gerindra Kota Probolinggo memiliki target besar pada Pemilu 2029 mendatang. Bahkan, pihaknya mendapat dorongan agar perolehan kursi legislatif Partai Gerindra dapat meningkat hingga mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan hasil sebelumnya.

“Menu berikutnya yaitu adalah naik 100 persen untuk Kota Probolinggo. Bahkan yang disampaikan ke saya sebelumnya itu kalau bisa di tahun 2029 kita mendapatkan sembilan kursi atau minimal tujuh kursi,” ungkapnya.

Menurut Ryadlus, target tersebut tentu membutuhkan kerja keras seluruh kader dan pengurus. Konsolidasi yang dilakukan secara rutin menjadi salah satu langkah untuk memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu arah dan memiliki target yang sama.

Ia menegaskan bahwa jajaran pengurus DPC, anggota legislatif, kader serta seluruh elemen partai harus membangun komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, target peningkatan kursi di DPRD Kota Probolinggo pada Pemilu 2029 dapat diwujudkan.

“Pak Wali tadi menyampaikan kita akan siap untuk bertarung hingga mendapatkan delapan kursi di pemilu berikutnya,” tegas Ryadlus.

Rapat konsolidasi tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya penguatan internal DPC Gerindra Kota Probolinggo dengan struktur kepengurusan baru. Selain memperkenalkan posisi dan tanggung jawab masing-masing pengurus, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan visi serta membangun soliditas seluruh kader.

Dengan struktur baru dan target politik yang telah dicanangkan, DPC Gerindra Kota Probolinggo menyatakan siap memperkuat mesin partai dan melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperbesar kekuatan politik Gerindra pada Pemilu 2029 mendatang.

Bagi Gerindra Kota Probolinggo, konsolidasi bukan hanya sebatas agenda internal organisasi, tetapi menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk menghadapi berbagai dinamika politik sekaligus memastikan seluruh kader tetap solid dalam menjalankan garis perjuangan partai.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!