Pelantikan PC PDNU Probolinggo Raya, Bupati Gus Haris Tekankan Pengabdian Dan Edukasi Kesehatan
Probolinggo, Radarpatroli.com
Besarnya potensi komunitas Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Probolinggo menjadi peluang untuk memperkuat pelayanan dan edukasi kesehatan masyarakat. Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mendorong para dokter Nahdliyin agar tidak hanya berkiprah di dunia medis, tetapi juga aktif turun ke tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi kesehatan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Haris saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PC PDNU) Probolinggo Raya periode 2026–2030 di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Sabtu (31/10/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris menegaskan bahwa keberadaan dokter yang memiliki latar belakang Nahdliyin merupakan potensi besar untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terlebih, Kabupaten Probolinggo memiliki komunitas warga Nahdlatul Ulama yang sangat besar sehingga menjadi kekuatan sosial dalam mendukung berbagai program kesehatan.
Ia berharap para dokter Nahdliyin mampu mengoptimalkan keilmuan dan profesinya untuk memberikan kontribusi positif, baik melalui pelayanan kesehatan maupun kegiatan edukasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Harapannya, teman-teman sejawat, teman-teman dokter yang memang basic-nya dari Nahdliyin betul-betul bisa memberikan hikmah yang baik. Kita berjuang untuk memberikan kontribusi, mengedukasi masyarakat serta membuat masyarakat lebih sehat, khususnya warga Nahdlatul Ulama dan umumnya seluruh masyarakat Indonesia,” harapnya.

Menurutnya, besarnya komunitas Nahdliyin di Kabupaten Probolinggo menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi para dokter untuk memperluas jangkauan pengabdian. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, penyampaian informasi medis yang mudah dipahami, pelayanan sosial hingga berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Ini tidak bisa dipisahkan karena komunitas Nahdliyin di sini juga sangat besar. Otomatis warga Nahdliyin juga menjadi mayoritas di Kabupaten Probolinggo. Semoga keberadaan teman-teman dokter ini membawa berkah dan barokah bagi masyarakat,” lanjutnya.
Bupati Haris juga berharap kepengurusan PC PDNU Probolinggo Raya semakin solid dan mampu menjadi wadah kolaborasi para dokter. Dengan kebersamaan serta kekuatan organisasi, kontribusi yang diberikan diharapkan semakin luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Saya melihat tadi yang terpilih sebagai pengurus ada yang menjadi direktur sehingga sudah lengkap. Saya berharap komunitas Nahdliyin di sini semakin kuat dan bisa terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Pelantikan pengurus PC PDNU Probolinggo Raya dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PDNU dr. Muchammad Sobachun Ni’am. Dalam kepengurusan periode 2026–2030, dr. Syahrudi dipercaya mengemban amanah sebagai ketua dengan anggota yang berasal dari Kabupaten dan Kota Probolinggo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) PDNU Jawa Timur dr. H. A. Hamid Nawawi. Pelantikan PC PDNU Probolinggo Raya juga dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pengurus PC PDNU Kabupaten Bangkalan.
Sementara itu, Ketua PC PDNU Probolinggo Raya dr. Syahrudi menyampaikan bahwa penguatan organisasi menjadi salah satu prioritas utama setelah pelantikan. Langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi keanggotaan, mengingat cakupan organisasi meliputi dua wilayah administratif, yakni Kabupaten dan Kota Probolinggo.
“Ke depan, kami akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu terkait keanggotaan karena cakupan organisasi ini meliputi dua wilayah, yakni Kabupaten dan Kota Probolinggo. Kemudian, kami juga akan mengoptimalkan para anggota dan membuat perencanaan kegiatan setiap triwulan, baik di Kabupaten maupun Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Syahrudi menegaskan, amanah kepemimpinan tersebut bukan sekadar tanggung jawab organisasi, melainkan kesempatan untuk memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap PC PDNU Probolinggo Raya dapat berkembang menjadi organisasi yang aktif, solid dan memberikan manfaat nyata.
“Bagi kami, amanah ini bukan sebagai beban, tetapi menjadi penyemangat untuk menjadikan organisasi ini sebagai ladang amal agar bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih baik,” jelasnya.
Selain penguatan internal, pihaknya juga berkomitmen melanjutkan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, komunikasi dan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan berbagai program organisasi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dan edukasi kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah, Gus Bupati juga merupakan anggota PDNU dan berada di Dewan Penasihat Wilayah. Selama ini, berbagai kegiatan kami juga mendapatkan arahan dari Beliau. Karena itu, sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah akan terus kami lanjutkan,” tegasnya.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2030, PC PDNU Probolinggo Raya diharapkan tidak hanya semakin kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menghadirkan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi antara tenaga medis, organisasi keagamaan dan pemerintah daerah diharapkan menjadi kekuatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan kesadaran hidup sehat serta mewujudkan masyarakat Kabupaten dan Kota Probolinggo yang lebih sehat dan sejahtera.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
