Misteri Kematian Pemuda 19 Tahun di Wonomerto, Satreskrim Polres Probolinggo Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan Pembunuhan

0
Misteri Kematian Pemuda 19 Tahun di Wonomerto, Satreskrim Polres Probolinggo Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan Pembunuhan
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Misteri meninggalnya seorang pemuda berinisial AM (19) di wilayah Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, mulai menjadi perhatian aparat kepolisian. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka pada tubuhnya, kasus tersebut kini tengah didalami Satreskrim Polres Probolinggo Kota untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mengungkap kemungkinan adanya unsur tindak pidana pembunuhan.

Korban ditemukan di Jalan Bantaran, Dusun Krajan II, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Korban diketahui merupakan warga Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam posisi terlentang tidak jauh dari sepeda motor Honda Beat berwarna merah yang diduga dikendarainya. Petugas juga menemukan bercak darah di sekitar bagian kepala korban.

Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti jajaran kepolisian. Petugas Satreskrim Polres Probolinggo Kota bersama anggota Polsek Wonomerto dan Unit Identifikasi segera mendatangi lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), olah TKP, identifikasi korban, serta mengamankan sejumlah barang bukti. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang diduga mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan luar jenazah di RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka terbuka pada bagian depan leher, luka pada bibir, serta beberapa luka lecet pada bagian tangan, siku, dan kaki,” jelas Iptu Zainullah kepada Tribratanews, Senin (2/11/2026).

Temuan sejumlah luka tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendalaman penyelidikan. Untuk memastikan penyebab kematian korban, penyidik berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Jawa Timur guna melaksanakan autopsi terhadap jenazah.

Langkah autopsi tersebut diperlukan untuk memperoleh hasil pemeriksaan medis secara lebih mendalam, sehingga penyebab pasti kematian korban dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan kedokteran forensik.

Di sisi lain, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mendalami barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian. Polisi juga berupaya menyusun rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Meski demikian, hingga saat ini kepolisian belum menyimpulkan secara pasti penyebab kematian AM maupun memastikan adanya unsur tindak pidana pembunuhan. Seluruh proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung guna mengungkap fakta sebenarnya.

“Hingga saat ini, Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota masih melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut,” pungkasnya.

Hasil autopsi, keterangan para saksi, serta pendalaman barang bukti diharapkan dapat memberikan titik terang atas peristiwa yang merenggut nyawa pemuda berusia 19 tahun tersebut.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!