Wakil Wali Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI 2024

0
Wakil Wali Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI 2024
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Pemerintah Kota Probolinggo melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) pada Senin (5/5) di Command Centre Kantor Wali Kota Probolinggo. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang menyampaikan pentingnya survei ini dalam upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Sosialisasi SPI ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menekan risiko korupsi serta meningkatkan integritas dan kualitas layanan publik di tingkat pemerintah daerah. Survei Penilaian Integritas ini melibatkan pegawai pemerintah, masyarakat pengguna layanan, serta responden ahli (expert) dalam mengevaluasi kinerja instansi pemerintah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menegaskan bahwa pelaksanaan SPI menjadi salah satu cara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Menurutnya, survei ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan citra positif aparatur sipil negara (ASN) di Kota Probolinggo, tetapi juga untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati layanan publik yang lebih baik dan bebas dari praktik korupsi.

“Langkah ini menjadi salah satu upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, membentuk pegawai/ASN yang berintegritas, bercitra positif, dan berkredibilitas. Yang pada akhirnya masyarakat dapat menikmati layanan publik dengan baik dan memuaskan karena tidak ada lagi praktik korupsi,” ujar Ina.

Ia juga berharap agar setiap responden dapat mengisi kuesioner sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan, sehingga hasil SPI dapat menjadi dasar yang solid untuk pengambilan kebijakan pencegahan korupsi dan terciptanya pemerintahan serta masyarakat yang bebas dari korupsi.

Ina mengimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk memberikan informasi terkait SPI kepada jajaran mereka, sehingga para pegawai dapat berperan aktif dalam kegiatan SPI 2024. Survei ini dilakukan secara acak melalui WhatsApp Blast, yang berarti siapa saja dapat menerima pesan untuk mengisi survei, dan butuh waktu sekitar 30-45 menit untuk menyelesaikannya.

“Survei ini dilaksanakan secara acak dan siapa saja bisa menerima WhatsApp Blast tersebut untuk mengisi survei. Memang butuh waktu lumayan untuk mengisi kuesioner ini, 30-45 menit. Nantinya, hasil dari survei tahun ini pun akan menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk melakukan tindakan lebih lanjut di tahun depan,” jelas Ina.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Kota Probolinggo, Puji Prastowo, mengungkapkan capaian indeks SPI Kota Probolinggo pada tahun 2024 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menurut Puji, di tahun 2023, indeks SPI Kota Probolinggo tercatat sebesar 74,71, sedangkan pada tahun 2024 naik menjadi 75,86, meningkat sebesar 1,69 poin.

“Alhamdulillah, Kota Probolinggo masuk dalam kota yang mengalami peningkatan dibandingkan dengan beberapa kabupaten/kota lainnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa upaya kita dalam memperbaiki integritas dan mengurangi praktik korupsi sudah mulai membuahkan hasil,” ujar Puji.

Puji juga berharap bahwa melalui sosialisasi ini, perangkat daerah dapat memahami teknis pelaksanaan SPI 2024, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan risiko korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi melalui survei ini. Ia mengingatkan agar jajaran perangkat daerah tidak melakukan pengkondisian dalam pengisian kuesioner, untuk memastikan hasil yang objektif dan akurat.

“Pelaksanaan SPI akan ditindaklanjuti dengan menyusun matriks rencana aksi tindak lanjut dan menyampaikan ke KPK paling lambat tanggal 15 Mei mendatang. Mulai besok (6/5) akan dimulai desk untuk pembuatan rencana aksinya,” jelas Puji.

Sosialisasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati, Wakil Ketua DPRD Santi Wilujeng Prastyani, serta para asisten dan staf ahli. Acara ini juga diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kota Probolinggo.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi SPI ini, diharapkan dapat terwujud pemerintahan yang semakin transparan dan bersih dari praktik korupsi. Selain itu, hasil survei ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan lebih lanjut dalam sistem pelayanan publik di Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Narasumber : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!