Edukasi Dan Aksi Nyata Warnai HPSN 2026 di TPA Bestari Kota Probolinggo 

0
1776407515_1b3c2b0ea3d5f1c72b8b
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap lingkungan bersih dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di TPA Bestari, Jumat (17/4/2026), dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat melalui beragam kegiatan edukatif dan partisipatif.

Peringatan HPSN yang sejatinya jatuh setiap 21 Februari ini berlangsung meriah sejak pukul 09.30 WIB di kawasan TPA Bestari, Jalan Anggrek. Berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif dihadirkan dengan melibatkan masyarakat, pemerintah, hingga komunitas lingkungan.

Sejak pintu masuk, suasana acara terasa semarak dengan kehadiran sejumlah stan pameran. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Pasprotol (Pasar Penukaran Botol), program inovatif yang memungkinkan masyarakat menukar sampah botol plastik dengan kebutuhan pokok.

Melalui skema penukaran, 10 botol plastik bening ukuran 600 ml, 6 botol ukuran 1.500 ml, atau 1 galon bekas dapat ditukar dengan paket tahu, telur, tempe, hingga mi instan. Program ini sekaligus mengedukasi masyarakat untuk membawa wadah sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Tak hanya itu, sejumlah stan dari Kelurahan Pakistaji, Kampung Dalang Jiduran Kelurahan Jati, serta Kampung Dora Himalaya Kelurahan Triwung Lor turut memamerkan produk kreatif hasil daur ulang, menunjukkan potensi ekonomi dari pengelolaan sampah.

Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Asri”, HPSN 2026 menjadi pengingat pentingnya sinergi dalam menjaga lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan juga menerapkan prinsip *less waste event* sebagai upaya nyata mengurangi timbulan sampah selama acara berlangsung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, Retno Wandansari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan limbah terpadu.

“Fokus utama kami adalah mendorong pemilahan sampah dari sumber melalui pemberdayaan bank sampah serta pengelolaan berbasis kawasan di tingkat RW,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, melakukan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah terpadu skala kawasan bersama para camat, lurah, dan ketua RW pilot project.

Selain itu, diserahkan pula bantuan berupa komposter aerob, tempat sampah pilah tiga jenis, serta pupuk kompos kepada sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat seperti Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta RW pilot project. Bantuan CSR dari PT Eratex Djaja juga diberikan kepada komunitas Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formalis) berupa 20 kaos dan 18 alat keselamatan.

Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani secara kolektif, mulai dari rumah tangga hingga kawasan.

Ia juga menyoroti ancaman mikroplastik dan pencemaran air terhadap kesehatan masyarakat, terutama meningkatnya risiko penyakit di usia muda. “Melalui program Indonesia Asri, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Dokter Evariani, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, camat, lurah, hingga komunitas pecinta lingkungan.

Peringatan HPSN 2026 ini diharapkan mampu mendorong perubahan budaya masyarakat agar lebih peduli dalam memilah sampah serta menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai, demi masa depan Kota Probolinggo yang bersih dan berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!