Tingkatkan Produktivitas ASN, Dinkes Kabupaten Probolinggo Jalankan Program Selimut ASN SAE

0
WhatsApp-Image-2026-04-24-at-11.04.52-1536x1152
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penguatan program Selimut (Sehatkan dan Lindungi Untuk Mutu) ASN SAE. Upaya ini diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi dan koordinasi yang melibatkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) sebagai tim pelaksana, yang digelar di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (24/4/2026).

Program Selimut ASN SAE sendiri merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Probolinggo Nomor: 100.3.4/360/426.102/2026 tentang pelaksanaan program tersebut yang ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Melalui sosialisasi ini, Dinkes memastikan seluruh pihak terkait memahami peran dan mekanisme pelaksanaan program secara terpadu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Nina Kartika menjelaskan bahwa program Selimut ASN SAE difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) di kalangan ASN. Penyakit yang menjadi perhatian utama dalam program ini antara lain hipertensi dan diabetes mellitus yang kerap menjadi penyebab menurunnya produktivitas kerja.

“Program ini bertujuan memberikan layanan skrining kesehatan secara berkala bagi ASN. Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah kondisi yang lebih serius dan memastikan ASN tetap dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan nantinya akan dilakukan oleh masing-masing puskesmas sesuai wilayah kerja ASN. Sistem ini dirancang untuk mempermudah akses pelayanan, di mana tenaga kesehatan akan mendatangi langsung lokasi kerja ASN.

“Jika ASN bekerja di wilayah Puskesmas tertentu, maka tim dari puskesmas tersebut yang akan melakukan pemeriksaan di tempat kerja. Ini untuk mendekatkan layanan sekaligus meningkatkan partisipasi ASN,” jelas Nina.

Lebih dari sekadar pemeriksaan awal, program Selimut ASN SAE juga mencakup penanganan lanjutan dan evaluasi kesehatan secara berkala sesuai standar medis. ASN yang terdeteksi memiliki penyakit tidak menular akan mendapatkan penanganan berkelanjutan, termasuk rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan.

“Pengobatan tidak cukup dilakukan sekali. Harus ada pemantauan rutin dan evaluasi agar kondisi kesehatan benar-benar terkendali,” tegasnya.

Melalui program ini, Dinkes Kabupaten Probolinggo menargetkan peningkatan produktivitas ASN sebagai pelayan masyarakat. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, ASN diharapkan mampu bekerja lebih optimal serta meminimalkan risiko komplikasi penyakit.

Selain itu, program ini juga mendorong penerapan pola hidup sehat di lingkungan kerja melalui berbagai kegiatan pendukung seperti olahraga rutin, konsultasi gizi, hingga tes kebugaran.

“Nantinya akan ada kegiatan seperti jalan sehat setiap Jumat serta challenge kebugaran di masing-masing instansi. ASN diharapkan bisa menjadi pelopor gaya hidup sehat, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat,” tambahnya.

Dinkes berharap seluruh ASN di Kabupaten Probolinggo dapat berpartisipasi aktif dalam program Selimut ASN SAE. Partisipasi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan derajat kesehatan ASN secara menyeluruh.

“Jika seluruh ASN menjalani pemeriksaan dan pengobatan sesuai tahapan, maka kondisi kesehatan dapat terkontrol dengan baik, baik tekanan darah maupun gula darah,” pungkas Nina.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!