Krisis Air Bersih Di Sumberrejo Belum Teratasi, Anggota DPRD PKB Armo Eko Purwanto Soroti Lemahnya Tegangan Listrik PLN
Probolinggo, Radarpatroli.com
Keluhan warga terkait krisis air bersih yang terjadi di Dusun Krajan RT 03 RW 02 Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo hingga kini masih belum menemukan solusi yang jelas. Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi Partai PKB, Armo Eko Purwanto, yang turut angkat bicara mengenai persoalan yang telah berlangsung cukup lama itu. Sabtu (16/05/2026).

Krisis air bersih yang dialami warga disebut terjadi akibat lemahnya tegangan listrik pada jaringan PLN di wilayah tersebut. Akibat tegangan yang tidak stabil, mesin pompa sumur bor milik warga tidak dapat berfungsi secara maksimal sehingga distribusi air ke rumah-rumah warga menjadi terganggu.
Dalam keterangannya, Armo Eko Purwanto menyampaikan bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi perhatian utama semua pihak. Menurutnya, kondisi yang dialami warga Dusun Krajan sangat memprihatinkan karena menyangkut kebutuhan pokok sehari-hari.
“Dengan kejadian ini sangat disayangkan sekali, karena air merupakan kebutuhan pokok manusia. Kalau tidak ada air, tentu masyarakat sangat kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan konsumsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini warga sangat bergantung pada sumber air yang menggunakan tenaga listrik untuk mengoperasikan mesin pompa. Namun karena daya listrik yang tidak mencukupi, mesin tidak mampu mengangkat air secara normal.
“Sudah beberapa tahun terakhir persoalan setrum ini memang menjadi keluhan warga. Kalau tegangan listriknya rendah, air tidak bisa naik. Otomatis kebutuhan air bersih masyarakat menjadi terganggu. Ini bukan persoalan baru, tetapi sudah berlangsung cukup lama,” katanya.
Menurut Armo, persoalan tersebut semestinya sudah mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait, khususnya PLN, mengingat dampaknya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menilai lemahnya jaringan listrik di wilayah tersebut harus segera dievaluasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terus terganggu.
“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, masyarakat tentu yang dirugikan. Karena satu-satunya sumber air yang bisa mengalir itu sangat bergantung pada listrik. Ketika listriknya lemah, maka air tidak bisa tersalurkan dengan baik,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan dari pihak PLN. Menurut informasi yang diterima warga, pihak PLN sebelumnya telah beberapa kali dihubungi terkait persoalan tersebut. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Sementara Manager PT PLN Rayon Kota Probolinggo saat dihubungi melalui WhatsApp hanya menyampaikan janji-janji akan dilakukan perbaikan. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Padahal persoalan ini sudah bertahun-tahun terjadi,” ungkapnya.
Armo menegaskan bahwa persoalan jaringan listrik yang mempengaruhi kebutuhan dasar masyarakat seharusnya tidak boleh dianggap sepele. Ia berharap ada langkah konkret berupa evaluasi jaringan maupun peningkatan kualitas tegangan listrik di wilayah Desa Sumberrejo agar krisis air bersih tidak terus berulang.
Selain itu, dirinya juga meminta adanya koordinasi antara pemerintah daerah, pihak desa dan PLN untuk segera mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan air bersih tidak bisa ditunda karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kehidupan sehari-hari warga.
Di sisi lain, warga Dusun Krajan mengaku sangat berharap adanya tindakan cepat dari pihak terkait. Selama beberapa waktu terakhir, masyarakat harus berjuang mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sebagian warga bahkan terpaksa mencari sumber air lain demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut tentu menambah beban masyarakat, terlebih di tengah aktivitas harian yang membutuhkan ketersediaan air bersih secara terus menerus. Warga berharap persoalan lemahnya tegangan listrik yang menjadi penyebab utama tidak lagi hanya sebatas janji perbaikan, melainkan segera direalisasikan melalui tindakan nyata di lapangan.
Dengan adanya perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, masyarakat berharap persoalan krisis air bersih di Dusun Krajan RT 03 RW 02 Desa Sumberrejo dapat segera mendapatkan solusi konkret sehingga kebutuhan dasar warga kembali terpenuhi dengan normal.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
