Babinsa Tegalsiwalan Dampingi Petani Tanam Padi, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Probolinggo, Radarpatroli.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil di wilayah teritorialnya. Salah satunya dilakukan Koramil 0820-26/Tegalsiwalan yang kembali hadir di tengah masyarakat dengan melaksanakan pendampingan langsung kepada para petani, Senin (18/5).

Pendampingan tersebut dilakukan oleh anggota Koramil 0820-26/Tegalsiwalan, Serda Taofiq Abidin, saat membantu proses penanaman padi di lahan milik Firdaus (45), warga Desa Bulujaranlor, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian itu menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap program gerakan antisipasi darurat pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Serda Taofiq Abidin mengatakan, proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman merupakan faktor penting yang sangat mempengaruhi hasil pertanian. Karena itu, pendampingan kepada petani terus dilakukan agar produksi pangan dapat meningkat secara maksimal.
“Ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi. Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dilakukan berbagai upaya seperti pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, pengendalian impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,” ujar Serda Taofiq Abidin.
Menurutnya, ketahanan pangan nasional menjadi hal yang sangat penting mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi dari seluruh pihak agar ketersediaan pangan tetap terjaga.
Ia menambahkan, beberapa komponen penting dalam ketahanan pangan nasional meliputi ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan serta pemanfaatan pangan secara optimal.
“Sumber daya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan untuk peningkatan produksi baik saat ini maupun yang akan datang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Babinsa yang dikenal murah senyum tersebut menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana diberikan mulai dari proses hulu hingga hilir, mulai penyiapan lahan sampai pengolahan hasil pertanian.
“ Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
