Pemkot Probolinggo Kembali Raih Predikat AA Kearsipan Nasional
Jakarta, Radarpatroli.com
Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam membangun tata kelola administrasi yang modern dan akuntabel kembali menuai pengakuan nasional. Pada ajang Anugerah Kearsipan 2026, Pemkot Probolinggo sukses mempertahankan predikat AA atau “Sangat Memuaskan” dalam hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional ANRI, Wiwi Diana Sari kepada Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo Aries Santoso dalam ajang Anugerah Kearsipan 2026 di Jakarta, Selasa (20/5/2026).
Perjalanan pengawasan kearsipan Kota Probolinggo dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang dinamis. Pada tahun 2017, Kota Probolinggo memperoleh nilai 76,76 dengan kategori baik. Setahun kemudian meningkat menjadi 82,39 dengan kategori memuaskan (A). Namun pada 2019 sempat turun ke kategori sangat baik (BB) dengan nilai 76,79.
Selanjutnya pada tahun 2020, nilai pengawasan kembali meningkat menjadi 88,18 dan berhasil mengembalikan kategori memuaskan (A). Tahun 2021 kembali turun ke kategori sangat baik (BB) dengan nilai 78,65.
Memasuki tahun 2022 hingga 2025, tren positif terus berlanjut. Tahun 2022 Kota Probolinggo meraih nilai 89,56 dan tahun 2023 memperoleh nilai 84,93 dengan kategori memuaskan (A). Bahkan dalam dua tahun terakhir, Pemkot Probolinggo berhasil mempertahankan kategori sangat memuaskan (AA), dengan nilai pengawasan meningkat dari 90,55 menjadi 91,00.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui pengelolaan arsip yang modern.
“Arsip bukan sekadar dokumen masa lalu, tetapi aset penting yang mendukung pelayanan publik dan pengambilan kebijakan yang cepat serta tepat,” ujarnya.

Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat tertib administrasi, digitalisasi, serta menghadirkan inovasi baru di bidang kearsipan agar penghargaan tersebut dapat dipertahankan setiap tahun.
“Ke depan, sistem kearsipan harus semakin terintegrasi, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo, Aries Santoso mengatakan keberhasilan mempertahankan prestasi tidak lepas dari penguatan sumber daya manusia arsiparis di setiap perangkat daerah.
Ia menjelaskan, fokus pengawasan ANRI saat ini tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga implementasi nyata, konsistensi pengelolaan arsip, hingga integrasi digital melalui penerapan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi).
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas konsistensi Kota Probolinggo dalam bidang kearsipan yang terus mempertahankan penghargaan serupa sejak tahun 2017. Implementasi penuh aplikasi SRIKANDI juga telah diterapkan mulai tingkat perangkat daerah hingga kelurahan, sekolah, dan puskesmas.
“Dan, di aspek kearsipan statis Pemerintah Kota Probolinggo juga aktif menjadi simpul jaringan kearsipan nasional dengan mengikuti Pameran Arsip Virtual melalui SIKN (Sistem Informasi Kearsipan Nasional),” imbuh Aries yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
