Ketua TP PKK Kota Probolinggo Promosikan UMKM Dan Budaya Lokal Di Ladies Program APEKSI 2026

0
WhatsApp Image 2026-05-23 at 20_32_14
Bagikan

Denpasar, Radarpatroli.com

Semangat memperkenalkan potensi daerah ditunjukkan Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani saat mengikuti Ladies Program dalam rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah IV APEKSI 2026 di Denpasar pada 21–23 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempromosikan budaya dan produk unggulan UMKM Kota Probolinggo kepada peserta dari berbagai kota di Indonesia maupun wisatawan mancanegara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda sunset dinner di atas Kapal Pinisi yang berlayar di perairan Bali. Dalam suasana hangat penuh keakraban, para peserta saling bertukar cinderamata sebagai simbol persahabatan dan sinergi antardaerah.

Nuansa kebersamaan semakin terasa melalui malam ramah tamah yang diwarnai pertunjukan seni dan budaya Nusantara. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antarkota di Indonesia.

Pada hari kedua, peserta mengikuti latihan Tari Pendet dengan mempelajari berbagai gestur khas Bali yang sarat makna penghormatan kepada tamu. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan gebogan dan seserahan Bali. Selain menari Pendet, para peserta diajak mengenal filosofi budaya Bali melalui rangkaian buah, bunga dan janur yang menjadi simbol rasa syukur serta keseimbangan hidup masyarakat setempat.

Selanjutnya, peserta mengikuti city tour menggunakan kereta kuda mengelilingi kawasan Kota Denpasar. Rombongan juga mengunjungi Dekranasda Kota Denpasar dan sentra UMKM untuk melihat langsung berbagai produk unggulan berbasis kreativitas dan kearifan lokal masyarakat Bali.

Tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan budaya, Kota Probolinggo turut mempromosikan produk unggulan UMKM melalui stan pameran yang disediakan panitia APEKSI. Beragam produk khas Kota Probolinggo mendapat perhatian pengunjung, mulai dari produk fesyen, batik dan bordir, kerajinan rumah tangga hingga aneka makanan dan minuman olahan.

Produk yang dipamerkan antara lain busana bordir karya UMKM lokal, batik khas Kota Probolinggo, produk ready to wear, home decor, hijab kalung bordir, topi ecoprint, kaca hias hingga tas Dekranasda. Sementara produk makanan dan minuman yang dipamerkan meliputi keripik kentang, kerupuk telur asin, manisan mangga, jagung getes, keripik paru, serta minuman bunga telang dan kelor.

Stan Kota Probolinggo mendapat respons positif dari pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara asal Amerika Serikat dan Swiss yang tertarik pada produk fesyen, batik dan bordir khas Kota Probolinggo. Selain itu, pengunjung dari berbagai daerah juga ramai membeli produk makanan dan minuman lokal.

Antusiasme pengunjung membuat stan Kota Probolinggo ramai dikunjungi sepanjang kegiatan berlangsung. Selama pameran, total transaksi penjualan produk UMKM tercatat mencapai sekitar Rp 5 juta.

Pada malam harinya, seluruh delegasi menghadiri bazar APEKSI yang menampilkan beragam potensi unggulan daerah. Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya dari berbagai daerah yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman Indonesia. Kota Probolinggo menghadirkan tampilan seni kontemporer berjudul “Kirana Gati Gending Bayu Pesisir”.

Sementara itu, pada hari terakhir kegiatan, para peserta mengikuti pelepasan tukik di kawasan pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Agenda kemudian ditutup dengan kegiatan yoga dan jogging bersama di sepanjang Pantai Sanur.

Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani menyampaikan keikutsertaan Kota Probolinggo dalam kegiatan APEKSI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antardaerah, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini, Kota Probolinggo dapat memperluas jejaring sekaligus mempromosikan produk UMKM dan budaya daerah. Harapannya, produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita Kominfo Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!