Pilang Wakili Kota Probolinggo di Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jatim 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kolaborasi Warga
Probolinggo, Radarpatroli.com
Komitmen membangun wilayah berbasis inovasi dan partisipasi masyarakat kembali mengantarkan prestasi bagi Kota Probolinggo. Tahun 2026 ini, Kelurahan Pilang dipercaya mewakili Kota Probolinggo dalam Penilaian Pemaparan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar secara daring oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Rabu (3/6). Momentum tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan berbagai capaian pembangunan dan praktik baik yang selama ini tumbuh dari kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.

Pemaparan dilaksanakan dari Command Centre Kantor Wali Kota Probolinggo dengan dihadiri langsung Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, Ketua TP PKK Dokter Evariani, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Kabag Pemerintahan Setda Rachma Nurcahyarini, Camat Kademangan Abdi Firdausi, tim pendamping dari sejumlah perangkat daerah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur masyarakat Kelurahan Pilang yang terdiri dari perangkat kelurahan, LPM, Pokdarwis, Koperasi Merah Putih, hingga Tim Penggerak PKK.
Dalam penilaian tersebut, tim penilai berasal dari lintas sektor yang melibatkan Dinas PMD Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jawa Timur, TP PKK Jawa Timur, Polda Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, Dinas Kesehatan Jawa Timur, BPBD Jawa Timur, Universitas Brawijaya, serta Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas capaian Kelurahan Pilang yang mampu melangkah hingga tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari konsistensi pemerintah kelurahan dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat.
Ia menegaskan sejak awal Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong seluruh kelurahan untuk melakukan pembenahan melalui penguatan tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan wilayah yang lebih adaptif, responsif, dan mandiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Sejak awal kami mendorong seluruh kelurahan di Kota Probolinggo untuk terus berbenah melalui penguatan tata kelola dan digitalisasi pelayanan. Alhamdulillah, Kelurahan Pilang mampu menangkap semangat tersebut dengan baik dan menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Aminuddin.
Lebih lanjut, Aminuddin menjelaskan bahwa penguatan kapasitas kelurahan menjadi salah satu agenda penting pembangunan daerah. Melalui berbagai program yang berjalan, pemerintah kota ingin memastikan setiap wilayah memiliki kemampuan untuk mengelola potensi secara optimal sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, inovasi yang berkembang di Kelurahan Pilang telah memberikan kontribusi nyata terhadap sejumlah indikator pembangunan daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, pengembangan sektor UMKM, percepatan penurunan angka stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kelurahan Pilang tidak hanya menjadi inspirasi bagi wilayah di sekitarnya, tetapi juga menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Probolinggo. Lomba ini bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan momentum untuk melahirkan inovasi baru, memperkuat pelayanan masyarakat, dan meningkatkan kemandirian kelurahan,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, Lurah Pilang Iwan Cahyono bersama Ketua TP PKK Kelurahan Pilang Astri Prihartini dan Ketua LPM Andi Swastiko mempresentasikan sejumlah indikator penilaian beserta program unggulan yang telah dijalankan.
Berbagai inovasi yang ditampilkan menunjukkan bagaimana pembangunan di Kelurahan Pilang tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif, tetapi juga menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan sosial, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.
Lurah Pilang Iwan Cahyono menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif membangun wilayahnya.
“Keikutsertaan Kelurahan Pilang dalam lomba ini merupakan hasil kerja bersama. Semangat gotong royong, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi seluruh elemen menjadi kekuatan utama kami untuk terus menghadirkan perubahan yang positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, usai pemaparan, Kabag Pemerintahan Setda Kota Probolinggo Rachma Nurcahyarini menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada Kelurahan Pilang yang sebelumnya berhasil meraih Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Kota Probolinggo Tahun 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah inovasi yang dipresentasikan lahir dari kebutuhan riil masyarakat dan dijalankan secara berkelanjutan. Program tersebut mencakup penguatan UMKM, digitalisasi pelayanan, pengembangan Pasar Konah Gir Sereng sebagai penggerak ekonomi berbasis budaya, pengembangan Kampung Gayam sebagai pendukung ketahanan pangan dan lingkungan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif.
Menurutnya, tingginya keterlibatan masyarakat bersama RT, RW, LPM, PKK, dan berbagai unsur lainnya menjadi modal utama dalam membangun budaya kolaborasi yang kuat di tingkat kelurahan.
“Yang dipaparkan hari ini bukanlah program yang dibangun untuk kepentingan lomba semata, melainkan praktik baik yang telah tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena itu, kami berharap momentum ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas dalam mewujudkan kelurahan yang semakin maju, mandiri, dan berdaya,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
