Pemkot Probolinggo Serahkan Santunan Kematian, Wujud Kepedulian kepada Warga Yang Berduka
Probolinggo, Radarpatroli.com – Di tengah suasana duka yang dialami sejumlah keluarga, Pemerintah Kota Probolinggo kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menghadirkan bantuan santunan kematian bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin kepada ahli waris sebagai bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat tetap merasakan kehadiran negara saat menghadapi musibah.

Penyerahan santunan dilakukan pada Selasa siang (9/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik sekaligus Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rahmadeta Antariksa, Camat Kedopok Dwi Herwanto, perwakilan Bank Jatim serta jajaran kelurahan setempat.
Lokasi pertama yang dikunjungi berada di rumah duka Almarhum Sumar di Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor. Santunan diserahkan kepada Arna selaku ahli waris. Almarhum diketahui meninggal dunia setelah menjalani sakit cukup lama dan meninggalkan seorang istri beserta lima orang anak yang terdiri dari tiga putra dan dua putri.
Bagi keluarga, bantuan santunan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah yang sangat membantu untuk meringankan beban ekonomi pasca kepergian kepala keluarga.
Dengan penuh haru, Arna menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya mengucapkan matur nuwun sebanyak-banyaknya kepada Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota Probolinggo atas bantuan ini. Semoga menjadi kebaikan dan membantu kami melanjutkan kehidupan setelah ditinggal bapak,” ungkapnya.
Penyaluran santunan kemudian dilanjutkan ke lokasi kedua di Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon. Bantuan diberikan kepada keluarga Almarhum Sugeng Riyanto melalui istrinya, Ani.
Menurut keterangan keluarga, almarhum meninggal dunia pada Sabtu dini hari setelah menjalani perawatan intensif akibat serangan stroke yang sebelumnya pernah dialami sekitar tiga tahun lalu. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak, di mana salah satunya masih menempuh pendidikan di bangku kuliah.

Di tengah suasana duka, Ani mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Probolinggo kepada keluarganya.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran yang telah berkenan memberikan santunan kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti dan insyaallah akan saya manfaatkan untuk menambah modal usaha serta mendukung kebutuhan anak-anak saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan seluruh pihak yang terlibat,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Dalam rangka takziah sekaligus menjalankan program pemerintah, keluarga almarhum yang datanya telah tercatat berhak menerima santunan kematian. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan kita doakan almarhum husnul khatimah,” ujar Wali Kota.
Ia juga menegaskan bahwa program santunan kematian merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen memberikan santunan kematian bagi warga yang berhak. Program ini telah kami anggarkan karena sangat membantu keluarga yang sedang tertimpa musibah. Saat ini prosesnya juga kami percepat. Masyarakat cukup melapor melalui lurah, kemudian berkoordinasi dengan Disdukcapil dan Bank Jatim sehingga penyaluran bantuan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Program santunan kematian menjadi bagian dari perlindungan sosial yang terus diperkuat Pemerintah Kota Probolinggo. Melalui langkah tersebut, pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan pelayanan sosial hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
