Pemkot Probolinggo Genjot Kompetensi SDM, Ratusan Warga Berhasil Masuk Dunia Kerja

0
IMG_20260710_165508
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui berbagai program pelatihan berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri, ratusan warga berhasil meningkatkan keterampilan, memperoleh pekerjaan, hingga merintis usaha mandiri. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Probolinggo, Retno Wandansari, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Tahun Anggaran 2026 pihaknya telah menyelenggarakan 10 paket pelatihan kerja yang diikuti sebanyak 160 peserta. Berbagai pelatihan tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sekaligus mendukung lahirnya pelaku usaha baru.

Kejuruan yang telah dilaksanakan meliputi pelatihan barbershop, fotografi, pengolahan makanan dan minuman, membatik, operator menjahit, barista, tata rias salon, serta tata rias pengantin. Seluruh materi pelatihan disusun agar peserta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja maupun peluang usaha.

Program pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap memasuki sektor formal maupun mampu membangun usaha secara mandiri.

Hasilnya, sebanyak 120 alumni pelatihan berhasil memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha sendiri. Dari jumlah tersebut, 85 orang berwirausaha di sektor informal, sedangkan 35 orang telah bekerja di sektor formal atau industri.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, peserta pelatihan yang telah memiliki embrio usaha namun masih terkendala permodalan maupun peralatan diberikan kesempatan mengajukan Proposal Bantuan Alat Usaha Mandiri Sektor Informal (UMSI) sesuai bidang pelatihan yang telah diikuti.

Selain bantuan sarana usaha, para calon penerima juga mendapatkan pembekalan dan motivasi kewirausahaan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan kompetensi masyarakat terus berlanjut. Pada periode Juli hingga November 2026, Disperinaker kembali menjadwalkan 14 paket pelatihan kerja yang meliputi empat paket pembuatan kandang puyuh, serta masing-masing satu paket pelatihan barista, tata rias pengantin, pengolahan makanan dan minuman, fotografi, pemanfaatan limbah kain perca, operator menjahit, las listrik, teknisi pendingin, dan laundry.

Melalui pelatihan lanjutan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat usia produktif yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja maupun mampu menciptakan peluang usaha baru secara mandiri.

Selain peningkatan kompetensi melalui pelatihan, Disperinaker juga terus memperluas akses penempatan tenaga kerja melalui penyelenggaraan Job Fair Inklusi. Pada tahun 2026, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sebanyak tiga kali, yakni pada April, Juli, dan September.

Pelaksanaan Job Fair Inklusi pertama pada 15 April 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 pencari kerja dengan menyediakan 666 lowongan pekerjaan dari 30 perusahaan.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 103 pencari kerja berhasil ditempatkan di 11 perusahaan, terdiri atas 101 tenaga kerja umum dan dua tenaga kerja penyandang disabilitas.

Melalui rangkaian pelatihan kerja, dukungan pengembangan usaha mandiri, hingga penyelenggaraan Job Fair Inklusi, Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen membangun SDM yang kompeten, produktif, dan berdaya saing. Upaya tersebut diharapkan mampu membuka akses kesempatan kerja yang semakin luas, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!