Sekertaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo Heri Poniman Tekankan OPD Harus Tingkatkan Kinerja Meski APBD 2027 Diefisiensikan

0
e47de357-235f-48b3-84c1-d89a5b61c9b7
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Penyusunan arah kebijakan anggaran Kota Probolinggo untuk Tahun Anggaran 2027 mulai dimatangkan. Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Sabtu (11/07/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Kota Probolinggo tersebut dihadiri oleh Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Pembahasan KUA dan PPAS ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 yang bertujuan menyelaraskan prioritas pembangunan dengan kemampuan keuangan daerah. Setiap OPD memaparkan rencana program, kegiatan, serta kebutuhan anggaran yang akan menjadi dasar penyusunan APBD tahun mendatang.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Poniman, menyampaikan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 masih dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya alokasi anggaran yang melekat di masing-masing OPD dibandingkan tahun sebelumnya.

“Memang untuk APBD 2027 ini ada efisiensi anggaran, sehingga setiap anggaran yang melekat di OPD berkurang dibandingkan tahun 2026. Rata-rata anggaran mengalami penyesuaian. Saya berharap kinerja setiap OPD, walaupun dengan anggaran yang lebih kecil, justru harus lebih meningkat dibandingkan tahun 2026,” tegas Heri Poniman.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, setiap perangkat daerah harus mampu menyusun skala prioritas, meningkatkan inovasi, serta mengoptimalkan penggunaan anggaran agar seluruh program yang dijalankan tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membahas alokasi anggaran, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyerap masukan dari anggota Komisi III DPRD terkait pembangunan infrastruktur, penataan kawasan permukiman, pengelolaan lingkungan hidup, peningkatan pelayanan perizinan, hingga optimalisasi proses pengadaan barang dan jasa.

Komisi III DPRD Kota Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar efektif, efisien, tepat sasaran, serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!