Festival Nelayan Petik Laut Di Pantai Darmo, Bupati Haris Lepas Sesaji Hasil Bumi Bersama Nelayan

0
4446a865-7505-4b9c-bdc9-bb5169a2e846
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Festival Nelayan Petik Laut kembali menjadi momentum kebersamaan masyarakat pesisir di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri langsung Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Sabtu (11/7/2026).

Bupati Haris hadir sekaligus melepas sesaji hasil bumi dalam prosesi petik laut sebagai simbol rasa syukur para nelayan atas hasil tangkapan yang diperoleh serta doa bersama agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan dan keberkahan saat melaut.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Haris didampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo dan Firdaus Amin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, Kepala Dinas Perikanan Achmad Aruman, Kepala Disporapar Heri Mulyadi, Kepala Disdikdaya Hary Tjahjono, Kepala Dinas Perhubungan Edy Suryanto, Kepala DPMD Munaris jajaran Forkopimka Sumberasih. Camat Sumberasih Agus Setijono, Danramil 0820-06/Sumberasih Kapt ARH I Made Lugianta, Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto Serta Yang Hadir Lainnya.

Kedatangan Bupati Probolinggo Gus dr. Mohammad Haris disambut hangat masyarakat dan para nelayan dengan prosesi pengalungan bunga melati sebagai bentuk penghormatan. Selanjutnya, rombongan menaiki kapal nelayan menuju kawasan tumpukan karang yang berada sekitar satu kilometer dari bibir Pantai Darmo.

Di tengah laut, Bupati Haris bersama para nelayan melaksanakan prosesi pelepasan sesaji hasil bumi sebagai puncak tradisi petik laut. Ritual tersebut menjadi simbol ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki sekaligus harapan agar para nelayan selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas di laut.

Setelah prosesi petik laut, kemeriahan festival berlanjut dengan lomba balap perahu fiberglass yang secara resmi diberangkatkan oleh Bupati Haris. Puluhan nelayan yang menjadi joki memacu perahu mereka di perairan Pantai Darmo, sementara ratusan warga antusias menyaksikan jalannya perlombaan dari bibir pantai.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan bahwa petik laut bukan hanya sebuah ritual budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat nilai kebersamaan dan meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Petik laut adalah tradisi budaya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, keselamatan dan keberkahan yang selama ini diberikan. Desa Banjarsari memiliki sekitar 220 nelayan, sehingga kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama memohon agar seluruh nelayan dijauhkan dari musibah, diberikan keselamatan dan rezeki yang melimpah,” ujar Bupati Haris.

Menurutnya, tradisi yang terus dilestarikan tersebut menjadi kekuatan sosial masyarakat pesisir dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para nelayan.

Bupati Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut sebagai sumber kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan hasil perikanan sangat bergantung pada kepedulian seluruh masyarakat dalam merawat ekosistem laut.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. Alam harus kita jaga bersama karena bukan warisan, melainkan titipan untuk anak cucu kita. Jika alam tetap lestari, Insya Allah akan terus memberikan rezeki dan keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Festival Nelayan Petik Laut di Pantai Darmo tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat dan para nelayan dalam menjaga tradisi, memperkuat kebersamaan serta melestarikan kekayaan bahari Kabupaten Probolinggo.

Reporter : Sayful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!