Night Ride HUT RI ke-81 Meriah, Wali Kota Probolinggo Dan Ratusan Pesepeda Nikmati Gemerlap Lima Juta Lampu di BJBR
Probolinggo, Radarpatroli.com
Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia semakin terasa di Kota Probolinggo. Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas bersama jajaran Pemerintah Kota Probolinggo dan Forkopimda mengikuti kegiatan Night Ride, Kamis (13/8) malam.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, jajaran perangkat daerah, serta ratusan peserta komunitas gowes. Rombongan memulai perjalanan dari Kantor Wali Kota Probolinggo dan finis di kawasan wisata Bee Jay Bakau Resort (BJBR).
Kegiatan bersepeda malam tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan rekreasi. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk melihat secara langsung konsep terbaru BJBR yang kini tampil semakin menarik dengan dekorasi jutaan lampu tematik.
Setibanya di lokasi, peserta Night Ride disambut gemerlap sekitar lima juta lampu tematik yang menghiasi kawasan wisata seluas kurang lebih enam hektare. Beragam warna dan konsep dekorasi membuat suasana BJBR tampak semakin semarak, estetik, dan menarik untuk diabadikan.
Direktur PT Lumiland Wonderful Indonesia Eko Ardi Nugraha mengatakan, Probolinggo dipilih menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan event tersebut karena memiliki potensi besar, terutama di bidang pendidikan dan pariwisata.
“Ini lima juta lampu tematik, menambah keelokan BJBR. Silakan difoto dan diviralkan,” ujar Eko.
Menurutnya, kehadiran dekorasi lampu tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan. Menariknya, para pelajar di Kota Probolinggo memperoleh kesempatan menikmati wahana dan suasana lampu tematik secara gratis.
“Bagi pelajar seluruhnya gratis masuk, ditambah dua orang guru. Ada sekitar tujuh ribu pelajar SD di Kota Probolinggo. Ini dalam rangka memeriahkan 17-an,” jelasnya.
Selain menjadi destinasi rekreasi, kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sejumlah UMKM ikut meramaikan kegiatan dengan membuka lapak dan menawarkan berbagai produk kepada pengunjung.

Probolinggo menjadi kota/kabupaten ke-10 di Indonesia yang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan event tersebut. Puluhan ribu? lampu yang didatangkan dari Tiongkok itu dipasang dan ditata untuk mempercantik kawasan BJBR.
Konsep serupa sebelumnya juga pernah digelar di sejumlah daerah. Di Malang, misalnya, konsep lima juta lampu diselenggarakan selama 36 hari. Sementara di Kediri terdapat sekitar 2.000 hingga 3.000 lampu. Di BJBR, seluruh dekorasi lampu ditempatkan dalam kawasan sekitar enam hektare.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Probolinggo sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan event tersebut.
“Terima kasih telah percaya kepada Probolinggo menjadi kota ke-10. Semoga ini menjadi sesuatu yang baik di Kota Probolinggo,” kata Aminuddin.
Ia juga mengapresiasi pihak BJBR, khususnya Direktur BJBR Benjamin Mangitung dan Eko Ardi Nugraha, yang telah memilih Kota Probolinggo sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan.
Keseruan Night Ride semakin lengkap dengan berbagai hadiah menarik. Panitia memberikan penghargaan bagi peserta dengan kostum terbaik dan sepeda paling unik. Selain itu, peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah melalui undian.
Bagi peserta, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda. Denin Mahesa Putra, pelajar SMP Negeri 9 Kota Probolinggo yang tergabung dalam komunitas Cycling Relax Crew dan Chill Change, mengaku senang karena semakin banyak kegiatan bersepeda digelar di Kota Probolinggo.
“Sangat keren ya, karena di Probolinggo termasuk kota kecil tapi event sepedanya besar. Rute malam ini lumayan cepat, tidak terlalu jauh, santai jadi tidak terlalu capek di kaki,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan jumlah event yang lebih banyak.
“Harapan saya selanjutnya bisa lebih banyak event bersepeda di kota, karena saya dan teman-teman suka sekali bersepeda,” imbuhnya.
Kemeriahan juga dirasakan Riski, warga Sumber Taman, yang mengikuti Night Ride bersama keluarga karena mengikuti hobi suaminya di komunitas sepeda Probolinggo Low Rider.
“Bagus, tempatnya luas dan lampu makin banyak. Seru ya, karena sebelumnya sering ada sepedaan tapi baru kali ini ikut bersama keluarga,” tuturnya.
Bagi Riski, kesempatan bersepeda bersama Wali Kota Probolinggo juga menjadi pengalaman tersendiri. Ia menilai kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Senang, bisa sepedaan bareng sama pemerintahan. Jadi ada hubungan dekat sama pemerintahan. Semoga terus dijalankan karena seru, semakin banyak komunitas yang ikut jadi kita seperti diperhatikan sama pemerintah, bisa kumpul dan menjalin hubungan lebih dekat antara masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya.
Menariknya, Riski juga berhasil mendapatkan hadiah karena menggunakan sepeda dengan kategori paling unik.
Night Ride tersebut akhirnya menjadi perpaduan antara olahraga, hiburan, pariwisata, dan semangat kebersamaan. Kehadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, komunitas gowes, keluarga hingga pelajar turut membuat suasana malam Kota Probolinggo semakin hidup.
Di tengah gemerlap lima juta lampu BJBR, kegiatan ini sekaligus memperkenalkan wajah baru salah satu destinasi wisata Kota Probolinggo serta menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
