Disdikbud Kota Probolinggo Gelar Anugerah Inovasi Media PAUD dan PNF 2026
Probolinggo, Radarpatroli.com
Kreativitas pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif mendapat ruang apresiasi dari Pemerintah Kota Probolinggo. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemkot Probolinggo untuk pertama kalinya menggelar Anugerah Inovasi Media PAUD dan PNF Tahun 2026 di Paseban Sena Ballroom, Jalan Suroyo, Rabu (2/9/2026) sore.

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari Bimbingan Teknis Penguatan Model Pembelajaran Berbasis Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam Peningkatan Kualitas PAUD dan PNF Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir bersama Bunda PAUD Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Kepala Disdikbud Setyorini Sayekti, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta para pendidik PAUD dan PNF.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, anugerah tersebut menjadi wadah bagi para pendidik untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik, berkualitas, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kompetensi pendidik, mendorong berbagi praktik baik, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihasilkan, sekaligus mendukung peningkatan mutu dan transformasi digital pendidikan di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Anugerah Inovasi Media PAUD dan PNF 2026 diikuti sebanyak 152 pendidik, terdiri dari 51 pendidik Kelompok Bermain (KB), 91 pendidik Taman Kanak-Kanak (TK), serta 10 pendidik atau tutor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dari seluruh peserta tersebut, sebanyak 50 peserta berhasil melaju ke tahap final presentasi. Rinciannya, 20 pendidik KB, 20 pendidik TK dan 10 pendidik atau tutor PKBM.
Untuk kategori KB dan TK, penghargaan diberikan kepada Juara I, II dan III serta Juara Harapan I, II dan III. Sedangkan kategori PKBM menetapkan Juara I, II dan III.
Para pemenang memperoleh trofi, sertifikat dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi media pembelajaran yang telah dihasilkan.
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari pengawas sekolah, penilik, serta pendidik yang memiliki kompetensi di bidang digitalisasi pembelajaran dari jenjang TK, SD hingga SMP di Kota Probolinggo.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya diberikan kepada para pemenang. Menurutnya, seluruh pendidik yang berani berkreasi dan berinovasi layak mendapatkan apresiasi.
“Ini bukan sekadar pemberian penghargaan kepada para pemenang. Lebih dari itu, hari ini merupakan momentum untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik yang berani berkreasi, berani berinovasi, dan berani bertransformasi dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih baik bagi anak-anak dan peserta didik kita,” tegas Aminuddin.
Pemkot Probolinggo juga terus memperkuat infrastruktur dan ekosistem digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui penyediaan akses internet cepat dan gratis di 30 titik di wilayah Kota Probolinggo.

Aminuddin menilai tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas peserta didik. Karena itu, sinergi antara tenaga pendidik, perangkat daerah dan berbagai pihak dinilai perlu terus diperkuat.
“Tenaga pendidik memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Karena itu, komunikasi dengan instansi terkait harus terus dilakukan untuk mendapatkan dukungan dalam upaya membangun pendidikan di Kota Probolinggo. Mari kita upayakan Kota Probolinggo naik kelas dengan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Aminuddin bersama Bunda PAUD dr. Evariani Aminuddin dan Kepala Disdikbud Setyorini Sayekti menyerahkan langsung trofi, sertifikat dan uang pembinaan kepada para pemenang.
Anugerah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang penghargaan, tetapi menjadi pemacu bagi para pendidik untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, adaptif dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan peserta didik.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
