Dandim 0820 Probolinggo Hadiri Pawai Budaya Hari Jadi ke-667, Dorong Pelestarian Kearifan Lokal
Probolinggo, Radarpatroli.com
Semarak peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo semakin terasa dengan digelarnya Pawai Budaya yang menampilkan beragam kekayaan seni dan tradisi masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono bersama istri yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIV Kodim 0820/Probolinggo, Minggu (13/9/2026).

Pawai budaya tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan kontingen dari berbagai unsur dan instansi di Kota Probolinggo. Ribuan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan protokol untuk menyaksikan secara langsung berbagai penampilan budaya yang disuguhkan para peserta.

Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan, pawai budaya menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas masyarakat sekaligus memperkenalkan kearifan lokal dan warisan budaya tak benda yang dimiliki Kota Probolinggo.
“Gelaran pawai budaya ini menampilkan kreativitas kearifan lokal, warisan budaya tak benda serta partisipasi dari berbagai instansi di Kota Probolinggo,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan warga yang memadati sepanjang jalan protokol. Mereka menyaksikan puluhan kontingen yang menampilkan ragam busana adat, atribut batik khas daerah, tarian tradisional hingga musik khas daerah.
“Pawai budaya menjadi sarana untuk menampilkan kekayaan seni, tradisi serta kreativitas masyarakat Kota Probolinggo. Di dalamnya tercermin semangat gotong royong, keragaman dan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai edukasi. Pawai budaya menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga, menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya menjaga, menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Probolinggo yang kini telah memasuki usia ke-667 tahun.
“Usia 667 tahun menunjukkan kedewasaan, ketangguhan dan semangat Kota Probolinggo untuk terus berkembang serta menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tambahnya.
Menurut Dandim, pawai budaya juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Berbagai seni, budaya, kuliner serta kerajinan lokal yang ditampilkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
“Selain memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan pawai budaya.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah, para sponsor, komunitas seni dan budaya serta seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.
Aminuddin menegaskan bahwa keberhasilan membangun dan memajukan Kota Probolinggo tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan membangun dan memajukan kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan dengan dukungan, kepedulian serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aminuddin berharap peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo dan pelaksanaan pawai budaya dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen dalam membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan semangat ‘Probolinggo Kota Bersolek’ bukan hanya dalam wajah kota yang semakin indah dan nyaman, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat yang semakin rukun, maju, kreatif dan berbudaya,” tuturnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
