Pemkot Probolinggo Bersihkan Kawasan Konservasi, Siapkan Destinasi Wisata Mangrove

0
IMG-20260918-WA0013
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Kawasan mangrove di Kota Probolinggo mulai mendapat perhatian serius untuk dikembangkan menjadi ruang wisata berbasis lingkungan. Pemerintah Kota Probolinggo melakukan kerja bakti sekaligus penataan awal di kawasan Wisata Studi Konservasi Pantai, Jumat (18/9/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin. Jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo turut dikerahkan untuk membersihkan kawasan yang merupakan aset milik Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo.

Dalam kegiatan itu, masing-masing perangkat daerah mendapatkan plot atau area kerja sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan. Pembersihan dilakukan secara maksimal mengingat kondisi lahan yang cukup rimbun, dipenuhi tumbuhan liar dan semak belukar.

Lahan yang dibersihkan memiliki luas sekitar setengah hektare. Sejumlah peralatan digunakan untuk mempercepat proses pembersihan, mulai dari alat berat, mesin gergaji hingga mesin pemotong rumput. Kondisi kawasan yang cukup lebat membuat penggunaan peralatan manual dinilai kurang maksimal.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata sekaligus mengoptimalkan aset dan potensi yang dimiliki Kota Probolinggo agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kawasan ini kita bersihkan karena nantinya akan menjadi tambahan destinasi wisata lokal di Kota Probolinggo. Kita ingin kawasan ini bisa ditata dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga tidak hanya menjadi kawasan konservasi, tetapi juga memiliki nilai wisata,” ujar Aminuddin.

Salah satu konsep yang tengah disiapkan yakni menjadikan kawasan tersebut sebagai rest area sekaligus ruang aktivitas wisata alam. Keberadaan hutan mangrove yang berdampingan dengan pemandangan kolam-kolam pertambakan dinilai menjadi daya tarik tersendiri.

“Saya ingin nantinya di sini bisa menjadi rest area. Bisa juga dimanfaatkan untuk kegiatan seperti perkemahan, dengan suasana hutan bakau dan pemandangan kolam pertambakan. Jadi masyarakat bisa menikmati wisata alam sekaligus melihat potensi lingkungan yang kita miliki,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut tidak akan dilakukan secara instan, melainkan secara bertahap dengan tetap memperhatikan karakter dan fungsi kawasan konservasi.

Penataan kawasan diarahkan agar mampu menghadirkan ruang wisata yang nyaman bagi masyarakat tanpa mengurangi fungsi lingkungan maupun keberadaan ekosistem mangrove yang menjadi bagian penting dari kawasan tersebut.

Selain melakukan pembersihan, kegiatan kerja bakti juga diisi dengan penanaman bibit bakau. Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin turut terlibat langsung dalam penanaman bibit mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang konservasi.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari bersama jajaran pemerintah daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan seluruh jajaran menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga lingkungan melalui kegiatan nyata di lapangan.

Pengembangan kawasan wisata mangrove ini nantinya diharapkan dapat terintegrasi dengan konsep Bakau to Bakau yang sebelumnya telah ditinjau oleh jajaran Pemerintah Kota Probolinggo.

Melalui penataan secara bertahap, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan fungsi konservasi, tetapi juga menjadi alternatif destinasi wisata alam yang dapat dinikmati masyarakat sekaligus mengenalkan potensi lingkungan yang dimiliki Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!