Bakti Kesehatan Sosial PDNU, Bupati Haris Ajak Dokter Perluas Pengabdian
Probolinggo, Radarpatroli.com
Pengurus Wilayah (PW) Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Jawa Timur berkolaborasi dengan PC PDNU Probolinggo Raya menggelar bakti kesehatan sosial dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tahun 2026 di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan dan Alun-alun Kraksaan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pelayanan kesehatan dan sosial bagi masyarakat. Mulai dari khitanan massal yang diikuti 100 anak, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining stunting, donor darah, pasar rakyat, pembagian bibit pohon, workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD), penyuluhan kesehatan hingga pembagian sembako.
Bakti kesehatan sosial ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Ketua PW PDNU Jawa Timur dr. H. A. Hamid Nawawi, Ketua PC PDNU Probolinggo Raya dr. Syahrudi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwi Tamtomo, direktur rumah sakit pemerintah dan swasta serta sejumlah dokter di Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengajak keluarga besar PDNU memperkuat semangat pengabdian melalui profesi kedokteran sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Keberadaan PDNU harus menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan sesama dokter dan memperluas kontribusi dalam bidang kesehatan,” katanya.
Bupati Haris menilai organisasi profesi PDNU memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga meningkatkan manfaat keilmuan dan profesi dokter bagi masyarakat luas.
“Sebagai orang yang dianggap pintar karena profesinya sebagai dokter, kita harus bisa memberikan manfaat yang lebih besar. Bukan hanya terkait dengan perjuangan Nahdlatul Ulama dan Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga melalui profesi kita sebagai seorang dokter,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Haris menjelaskan, PDNU yang telah terbentuk sejak 14 Juli 2017 menjadi wadah bagi para dokter untuk memperkuat kebersamaan, membangun solidaritas serta mengembangkan semangat pengabdian. Karena itu, diharapkan organisasi tersebut terus berkembang dan konsisten menjalankan peran sosial kemasyarakatan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya dr. Hamid Nawawi yang dinilainya memiliki peran besar dalam menghadirkan kembali kegiatan PDNU di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Bupati Haris juga turut memperkenalkan potensi Kabupaten Probolinggo kepada para dokter yang hadir. Dimana Kabupaten Probolinggo memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari Pulau Gili Ketapang, pantai, sungai, danau hingga kawasan pegunungan. Pariwisata ini menjadi salah satu sektor yang bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. Ketika destinasi wisata semakin ramai, perputaran ekonomi di sekitarnya juga akan meningkat.
“Saya mengajak keluarga besar PDNU mengenal dan menikmati destinasi wisata Kabupaten Probolinggo. Terlebih, pemerintah daerah telah menyiapkan agenda pariwisata bertajuk The Seven Beaches Festival yang mengangkat potensi tujuh pantai melalui rangkaian kegiatan wisata, olahraga, komunitas, musik dan budaya,” tegasnya.
Bupati Haris mengajak seluruh dokter yang tergabung dalam PDNU untuk terus menjaga persatuan dan tidak berhenti mengabdikan diri melalui organisasi maupun profesi masing-masing.
“Semoga jangan pernah kapok untuk berkhidmah di dalam wadah Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Kita harus bersatu, NU harus besar. Bersama-sama kita menjaga agar warga NU khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya tetap menjadi masyarakat yang sehat walafiat,” harapnya.
Sementara Ketua PW PDNU Jawa Timur dr. H. A. Hamid Nawawi mengapresiasi kolaborasi panitia dan seluruh pihak dalam menyukseskan bakti kesehatan sosial di Probolinggo Raya. Beragam kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan menunjukkan komitmen PDNU dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi panitia lokal di bawah koordinasi dr. Syahrudi. Begitu banyak aktivitas yang dilaksanakan secara simultan pada pagi hari ini dan semuanya berjalan sesuai dengan petunjuk teknis masing-masing. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Hamid menyebutkan, PDNU Probolinggo Raya yang mencakup wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo telah menghimpun sekitar 28 dokter. “Saya berharap semakin banyak dokter berlatar belakang Nahdlatul Ulama bergabung sehingga potensi sumber daya manusia di bidang kesehatan dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan kesehatan,” harapnya.
Selain pelayanan kesehatan, Hamid juga memberikan perhatian terhadap pasar rakyat yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). “Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah,” lanjutnya.
Sedangkan Ketua PC PDNU Probolinggo Raya dr. Syahrudi menyampaikan bakti kesehatan sosial tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, edukasi hingga bantuan sosial.
“Alhamdulillah, dalam kegiatan bakti kesehatan sosial ini kami bisa melaksanakan sembilan kegiatan sekaligus. Semua terlaksana berkat kerja sama, gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, tenaga Kesehatan maupun teman-teman badan otonom NU,” ujarnya.
Syahrudi menjelaskan, selain khitanan masal bagi 100 anak, kegiatan juga mencakup pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis serta pemeriksaan dan skrining stunting. Pelaksanaannya melibatkan dukungan Dinas Kesehatan, Puskesmas Kraksaan, rumah sakit, klinik dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Wilayah Jawa Timur.
“Kegiatan lainnya meliputi donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo, pasar rakyat murah, pembagian 100 bibit pohon sebagai sedekah oksigen, workshop BHD, penyuluhan kesehatan serta pembagian 200 paket sembako,” lanjutnya.
Menurut Syahrudi, pelaksanaan sembilan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas organisasi dan lembaga dapat menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini bukan menjadi kegiatan yang hanya selesai sampai di sini, tetapi menjadi awal yang baik untuk terus melanjutkan kegiatan serupa setiap tahun. Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi amal jariah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris didampingi Ketua PW PDNU Jatim, PC PDNU Probolinggo Raya, Sekda Ugas, Kepala Dinkes dan sejumlah pejabat terkait melakukan peninjauan ke semua titik bakti kesehatan sosial di Gedung Islamic Center Kraksaan dan Alun-alun Kraksaan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
