Meski Anggaran Minim, Pemdes Sumberkedawung Kecamatan Leces Tetap Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

0
Meski Anggaran Minim, Pemdes Sumberkedawung Kecamatan Leces Tetap Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Pemerintah Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (P-APBDes) Tahun Anggaran 2026 serta musyawarah penetapan status desa berdasarkan hasil pendataan Indeks Desa (ID) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Sumberkedawung, Samsul Arifin, S.Sos., dan dihadiri perwakilan Camat Leces, Kasi Ekobang Yogo Prasetyo, S.Sos., Pendamping Lokal Desa Hel Abdul Rozaq, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kamis (05/11/2026).

Dalam musyawarah tersebut, Kepala Desa Sumberkedawung Samsul Arifin menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran desa harus disikapi dengan rasa syukur sekaligus tetap mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, meskipun alokasi anggaran saat ini mengalami keterbatasan, pemerintah desa tetap berupaya memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat melalui program pembangunan dan pengajuan bantuan kepada pemerintah terkait.

“Walaupun anggaran sedikit, tetap harus kita syukuri. Pemerintah desa tidak akan berhenti mengusulkan program untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga,” ujar Samsul Arifin.

Ia menjelaskan, dalam perubahan anggaran tahun 2026 terdapat sejumlah penyesuaian program. Salah satunya, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan pengerukan dialihkan untuk program RTLH, mengingat masih terdapat rumah warga yang kondisinya dinilai tidak layak huni dan membutuhkan perhatian.

Selain itu, pemerintah desa juga tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, khususnya menghadapi musim penghujan. Beberapa pekerjaan yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan plengsengan serta perbaikan gorong-gorong di jalur menuju lokasi tempat pembuangan sampah.

Samsul menegaskan, kondisi gorong-gorong tersebut perlu segera ditangani untuk mengantisipasi kerusakan jalan maupun potensi amblesnya akses pengangkutan sampah.

“Jalan menuju RT 01. RW 08. Tempat sampah harus menjadi perhatian karena ada gorong-gorong yang perlu dibangun. Jangan sampai ketika musim hujan jalan ambles dan kendaraan pengangkut sampah tidak bisa melintas. Kalau akses jalannya lancar, pengangkutan sampah kepada masyarakat juga bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu titik yang menjadi perhatian berada di wilayah RT 1 RW 8, yang membutuhkan penanganan karena berkaitan langsung dengan kelancaran akses Jalan

Melalui Musdes tersebut, Pemerintah Desa Sumberkedawung berharap seluruh program yang telah disepakati dapat dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan keuangan desa.

Musyawarah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa, termasuk penetapan status desa berdasarkan hasil pendataan Indeks Desa Tahun Anggaran 2026.

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Pemdes Sumberkedawung berkomitmen tetap mengoptimalkan program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!