Radarpatroli Buka Klarifikasi Atas Somasi Laskar Jogo Probolinggo

0
Radarpatroli Buka Klarifikasi Atas Somasi Laskar Jogo Probolinggo
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Media Radarpatroli secara terbuka menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pemberitaan yang sebelumnya terbit terkait kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Probolinggo. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan Radarpatroli, Sayful, pada 10 April 2026, menyusul adanya somasi dari organisasi Laskar Jogo Probolinggo.

Dalam keterangannya, Sayful menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan yang tayang pada 20 Februari 2026 dengan judul “RDP Ricuh di DPRD Kabupaten Probolinggo, LSM AMPP Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran.” Dalam berita tersebut terdapat penyebutan nama organisasi Laskar Jogo Probolinggo yang seharusnya tidak disebutkan secara langsung dan seharusnya menggunakan inisial.

Sayful mengakui adanya kekeliruan dalam proses penyusunan berita tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Ketua Laskar Jogo Probolinggo, Habib Mustofa, sehingga berujung pada kesalahpahaman yang kemudian memicu somasi dari pihak organisasi tersebut.

“Kami dari Media Radarpatroli mengakui adanya kekhilafan dalam pemberitaan tersebut. Seharusnya informasi itu terlebih dahulu kami koreksi dan lakukan konfirmasi kepada pihak terkait, khususnya kepada Ketua Laskar Jogo Probolinggo. Kami merasa kecolongan karena berita tersebut tidak sempat dikoreksi sebagaimana mestinya sebelum tayang,” ujar Sayful dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa pihak Radarpatroli berkomitmen untuk memperbaiki pemberitaan tersebut serta melakukan koreksi guna meluruskan informasi yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Laskar Jogo Probolinggo, Habib Mustofa, menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka dari Media Radarpatroli yang telah bersedia menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara langsung.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Saiful sebagai insan pers yang sudah menunjukkan itikad baik. Memang seharusnya apabila ada pemberitaan yang berpotensi merugikan pihak lain, media memberikan ruang untuk klarifikasi, permintaan maaf, maupun koreksi,” kata Habib Mustofa.

Ia juga mengapresiasi langkah Radarpatroli yang dinilainya bersikap gentle dalam mengakui kesalahan dan berkomitmen meluruskan pemberitaan tersebut.

“Saya mengapresiasi Radarpatroli yang sudah berani meminta maaf dan akan mengoreksi serta meluruskan berita itu. Semoga ke depan insan pers lebih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan tidak mendeskripsikan seseorang sebelum adanya klarifikasi dan koreksi,” tambahnya.

Habib Mustofa berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya insan pers, agar semakin berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik serta tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik yang profesional dan berimbang.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!