Ketua TP PKK Kota Probolinggo Resmikan Kampung Ramah Anak di Mangunharjo
Probolinggo, Radarpatroli.com
Upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak terus digalakkan masyarakat. Salah satunya dilakukan warga RW 05 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang resmi meluncurkan Program Kampung Ramah Anak di Jalan Gatot Subroto Gang 3, Minggu (31/5/2026) pagi.

Peluncuran program tersebut menjadi bukti nyata komitmen warga dalam menghadirkan ruang yang tidak hanya ramah bagi anak-anak, tetapi juga mampu memperkuat interaksi sosial di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Peresmian dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, didampingi Camat Mayangan dan Lurah Mangunharjo.
Dalam sambutannya, dr. Evariani Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga RW 05 yang telah berinisiatif menghadirkan Kampung Ramah Anak. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat dan bahagia.
“Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang bebas dari perundungan. Mereka harus terlindungi, merasa aman, serta terbebas dari kekerasan, baik di dalam rumah tangga maupun di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebahagiaan merupakan fondasi utama bagi kemerdekaan anak. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman dan perlindungan bagi generasi penerus.
“Jadi, sumber kemerdekaan anak itu harus dimulai dari kebahagiaan. Bahagia berarti anak bebas dari kekerasan, berada dalam rasa aman, dan merasa terlindungi,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Evariani juga mengaitkan keberadaan Kampung Ramah Anak dengan program Probolinggo Bersolek yang tengah digalakkan Pemerintah Kota Probolinggo. Menurutnya, lingkungan yang bersih, hijau dan sehat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kawasan yang layak bagi anak.
“Bagaimana semangat Kota Probolinggo Bersolek dihubungkan dengan Kampung Ramah Anak? Bersolek itu dimulai dari lingkungan yang bersih. Tidak ada lagi saluran drainase yang tersumbat, dan setiap ruang terbuka bisa ditanami dengan tanaman penghijauan,” katanya.
Sementara itu, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama menjelaskan bahwa program Kampung Ramah Anak tidak hanya berfokus pada penyediaan ruang bermain, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan melalui permainan tradisional. Sejumlah karya kreatif remaja RW 05 turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari mural bertema ramah anak hingga gambar permainan tradisional yang menghiasi jalan kampung.
“Lukisan yang ada di bawah ini menggambarkan alat permainan tradisional, seperti dakon, bekel, ular tangga dan permainan lainnya. Tujuannya untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak, sehingga mereka tidak hanya fokus pada gadget, tetapi juga bisa bermain bersama, berinteraksi dan sejenak melupakan gadget,” jelasnya.
Suasana launching berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Warga mengikuti senam bersama, menikmati bazar makanan dan minuman, serta menyaksikan lomba kreasi Alat Permainan Edukatif (APE) berbahan daur ulang yang diikuti puluhan remaja RW 05.
Pada kesempatan tersebut, dr. Evariani bersama perangkat RT dan RW juga meninjau area ruang terbuka hijau yang direncanakan menjadi kawasan RTH Ramah Anak. Keberadaan ruang terbuka tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bermain, belajar dan berinteraksi bagi anak-anak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan asri.
Melalui Program Kampung Ramah Anak ini, RW 05 Kelurahan Mangunharjo berharap dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
