Kasdim 0820 Probolinggo Dorong Promosi Wisata Lewat Event Bromo Sunset
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mengembangkan potensi wisata berbasis budaya melalui gelaran “Bromo Sunset Music and Culture” yang berlangsung di amphiteater terbuka Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Minggu (12/4), dengan latar eksotis Gunung Bromo saat senja yang kian memperkuat daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi unggulan.

Event yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo ini terus menunjukkan tren positif dari waktu ke waktu. Antusiasme pengunjung semakin meningkat, tidak hanya dari kalangan muda, tetapi juga merambah berbagai usia. Suasana hangat dan meriah terasa ketika pengunjung dari lintas generasi larut dalam alunan musik dan pertunjukan budaya yang disuguhkan.
Kasdim 0820/Probolinggo, Aminudin Abadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi efektif dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah. Dengan latar belakang keindahan Gunung Bromo saat matahari terbenam, acara ini semakin memperkuat daya tarik wisata berbasis pengalaman.
“Event Bromo Sunset Music and Culture ini bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menjadi wadah bagi para seniman lokal untuk menampilkan budaya khas Probolinggo dan Suku Tengger dalam kemasan modern,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengungkapkan bahwa selama satu tahun penyelenggaraan, event ini berhasil menarik minat masyarakat secara signifikan. Ia menilai, Bromo kini telah berkembang menjadi destinasi yang tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga ruang ekspresi seni dan budaya.
“Melalui event ini, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Bromo, tetapi juga dapat merasakan kekayaan budaya serta ragam musik yang kita miliki,” kata Bupati Haris.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran berbagai fasilitas pendukung turut memperkuat daya tarik kawasan tersebut. Salah satunya adalah soft opening Kafe Kopi Dewa serta spot ikonik jembatan kaca yang menawarkan panorama spektakuler tiga gunung sekaligus, yakni Gunung Semeru, Gunung Batok, dan Gunung Bromo dalam satu sudut pandang.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap jembatan kaca tersebut segera memasuki tahap grand opening sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Ke Probolinggo itu bukan hanya soal gunung. Kita punya danau, air terjun, pantai hingga pulau-pulau eksotis yang layak untuk dijelajahi,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
