Ning Dana DPRD Kota Probolinggo Dorong BOSDA Tetap Direalisasikan untuk Sekolah Swasta

0
Ning Dana DPRD Kota Probolinggo Dorong BOSDA Tetap Direalisasikan untuk Sekolah Swasta
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com


Komisi I DPRD Kota Probolinggo menggelar Rembuk Bersama Pendidikan sebagai upaya menyerap saran dan masukan dari para pemangku kepentingan di sektor pendidikan. Kegiatan ini difokuskan pada pembahasan efektivitas serta urgensi Dana BOSDA bagi satuan pendidikan swasta di Kota Probolinggo.

Rembuk pendidikan tersebut dilaksanakan pada Senin (25/05/2026), dengan menghadirkan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, di antaranya SD dan MI swasta, SMP dan MTs swasta, serta MI dan MTs negeri di Kota Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara legislatif dan pihak sekolah untuk membahas skema serta keberlanjutan penyaluran BOSDA, khususnya dalam mendukung operasional pendidikan di satuan pendidikan swasta.

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Ning Dana menyampaikan bahwa pelaksanaan program BOSDA harus tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku, namun tetap diupayakan agar dapat mengakomodir kebutuhan satuan pendidikan.

“Apa namanya tidak melanggar ketentuan atau undang-undang yang berlaku, selama masih bisa kita tetap akomodir dan tetap terangkan di tahun anggaran 2027 semestinya semua elemen, semua pihak terkait ikut memperjuangkan bersama-sama agar supaya anggaran BOSDA ini tetap dianggarkan sesuai dengan kebutuhan dan direalisasikan kepada satuan pendidikan lembaga pendidikan swasta di Kota Probolinggo,” ujar Ning Dana.

Ia menegaskan bahwa keberadaan dana BOSDA sangat penting bagi keberlangsungan operasional sekolah swasta, sehingga perlu adanya komitmen bersama dalam memperjuangkan agar anggaran tersebut tetap tersedia pada tahun 2027 mendatang.

Menurutnya, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat penyesuaian mekanisme maupun ketentuan teknis yang harus dipenuhi, namun hal tersebut tidak boleh mengurangi tujuan utama dari penyaluran bantuan pendidikan tersebut.

“Harapan saya tetap harus direalisasikan, minimal meskipun tidak sesuai dengan pagu anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya, ada namun kemudian terkendala dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, untuk tetap merealisasikan anggaran kerja pada tahun 2027 ke depan,” tambahnya.

Kegiatan rembuk pendidikan ini juga menjadi momentum penting bagi DPRD Kota Probolinggo untuk mendengarkan langsung aspirasi para kepala sekolah, sekaligus mencari solusi terbaik terkait skema penyaluran BOSDA yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesepahaman antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak satuan pendidikan dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kota Probolinggo, khususnya bagi sekolah-sekolah swasta yang turut berperan penting dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Penulis : Sayful
Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!