Festival EKRAF 2026 Resmi Digelar, “Serumpun Bambu Sejuta Karya Kreatif” Angkat 17 Subsektor Ekonomi Kreatif
Probolinggo, Radarpatroli.com
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) menggelar Festival Ekonomi Kreatif (EKRAF) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Serumpun Bambu Sejuta Karya Kreatif” di GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo, Selasa (28/7/2026). Festival ini menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif dari 17 subsektor untuk memamerkan karya terbaik sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam laporannya selaku Ketua Panitia, Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abas menyampaikan bahwa Festival EKRAF merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
“Festival ini menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya, memperluas jaringan usaha, meningkatkan promosi produk, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat,” ujar Muhammad Abas.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, pelaku UMKM, komunitas seni dan budaya, komunitas kreatif, generasi muda, pelajar, hingga masyarakat umum.
Menurutnya, selama penyelenggaraan Festival EKRAF 2026, masyarakat dapat menikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik, mulai dari pameran produk ekonomi kreatif, bazar kuliner dan produk unggulan daerah, fashion show karya desainer lokal, pertunjukan seni budaya, hiburan musik, berbagai lomba kreatif, talkshow dan sharing session bersama pelaku ekonomi kreatif, hingga pemberian penghargaan kepada pelaku ekonomi kreatif berprestasi.
Muhammad Abas menambahkan, Festival EKRAF Tahun 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya mempromosikan produk dan karya unggulan pelaku ekonomi kreatif Kota Probolinggo, meningkatkan daya saing serta kapasitas pelaku usaha kreatif, memperkuat jejaring kemitraan antar pelaku ekonomi kreatif dan stakeholder, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.
Pelaksanaan Festival EKRAF Tahun 2026 dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2026 serta mendapat dukungan dari berbagai mitra dan sponsor yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan.
Di akhir laporannya, Muhammad Abas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Probolinggo, seluruh perangkat daerah, Forkopimda, panitia, relawan, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, pengisi acara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Festival EKRAF 2026 dapat terselenggara dengan baik.
“Kami menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik, saran, dan masukan yang membangun sebagai bahan evaluasi agar Festival EKRAF di tahun-tahun mendatang semakin baik, lebih meriah, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Festival EKRAF 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif Kota Probolinggo, sekaligus memperkuat eksistensi 17 subsektor ekonomi kreatif sebagai pilar pembangunan ekonomi berbasis inovasi, kreativitas, dan potensi lokal.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
