Festival Batik dan Kuliner Tutup Meriah Harkopnas Ke-79 Kota Probolinggo, Koperasi dan UMKM Makin Berdaya

0
WhatsApp Image 2026-07-29 at 13_02_21
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-79 Tahun 2026 di Kota Probolinggo ditutup dengan semarak melalui Festival Batik dan Kuliner yang digelar di halaman Markas Satpol PP Kota Probolinggo, Selasa (28/7) malam. Perhelatan tersebut menjadi puncak rangkaian Harkopnas dengan menampilkan kekayaan budaya lokal, karya para pembatik, produk UMKM hingga komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Suasana halaman Mako Satpol PP disulap menjadi panggung megah dengan konsep catwalk yang menampilkan fashion show koleksi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Rumah Batik Kota Probolinggo serta karya dari 17 pembatik lokal. Kang dan Yuk Kota Probolinggo tampil anggun mengenakan busana etnik bermotif batik khas daerah, sementara video profil masing-masing pembatik diputar untuk memperkenalkan karya dan perjalanan mereka kepada masyarakat.

Festival tersebut menjadi penutup rangkaian Harkopnas Ke-79 yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.” Tema tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat baru bagi gerakan koperasi, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan menuju Indonesia yang adil, makmur dan berdaya saing.

Ketua Panitia Harkopnas 2026 Kota Probolinggo, Yayuk Setyowati menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi momentum menyinergikan pelaksanaan Hari Koperasi antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus memperkuat kolaborasi koperasi dengan pelaku usaha mikro.

“Kita harus mempersiapkan diri dan potensi masing-masing Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk mendukung perekonomian di lingkungan kelurahan serta memperkuat kerja sama dengan pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produk lokal Kota Probolinggo,” ujarnya.

Sebelum malam puncak festival, peringatan Harkopnas telah diisi berbagai kegiatan, mulai dari upacara Hari Koperasi Ke-79 dan Hari Keluarga Nasional, seminar edukasi bagi pelajar, talk show bersama perbankan, koperasi dan UMKM, penyaluran santunan kepada kaum dhuafa melalui Baznas hingga Festival Batik dan Kuliner.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan Tari Jaran Bodag dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemutaran video perkembangan perkoperasian Kota Probolinggo, hiburan musik Amyno Entertainment, penampilan penyanyi cilik berbakat Nabila dan Jeviska, serta line dance yang menghibur para pengunjung. Di sekitar lokasi acara juga berdiri 25 stan yang diisi koperasi, UMKM, pondok pesantren peserta program One Pesantren One Product (OPOP) serta berbagai sponsor.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo memberikan penghargaan kepada koperasi yang berhasil melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan melakukan input data melalui aplikasi Online Data System (ODS) Mandiri tepat waktu Tahun Buku 2026. Penghargaan kategori koperasi existing diberikan kepada KPRI Bemolta, KPRI Subur Jaya dan Koperasi Konsumen Wanita Mayang Bestari Berkah.

Penghargaan juga diserahkan kepada Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) berprestasi, yakni KKMP Curah Grinting Kecamatan Kanigaran, KKMP Ketapang Kecamatan Kademangan dan KKMP Jati Kecamatan Mayangan.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi tahun ini memiliki makna strategis karena sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar utama penguatan ekonomi nasional.

Menurutnya, Pemerintah Kota Probolinggo telah menindaklanjuti program tersebut dengan membentuk 29 Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai fondasi pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.

“Festival batik yang dikolaborasikan dengan koperasi merupakan salah satu bentuk pengembangan ekonomi baru. Kita berharap koperasi menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat kelurahan hingga kota,” katanya.

Dokter Aminuddin menambahkan, apabila koperasi benar-benar diberdayakan maka dampaknya akan sangat luas, mulai dari berkembangnya UMKM hingga tumbuhnya sektor ekonomi kreatif.

“Saya bersama Wakil Wali Kota Ibu Ina Dwi Lestari berkomitmen untuk terus menunjang perkoperasian di Kota Probolinggo,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi koperasi, Pemerintah Kota Probolinggo bersama Bank Jatim juga meluncurkan “Bersolek Mart”, sebuah digital marketplace yang diperuntukkan bagi koperasi dan UMKM. Platform tersebut memungkinkan masyarakat berbelanja secara daring dengan sistem pembayaran non-tunai sekaligus layanan pengantaran langsung ke alamat pembeli.

“Selamat dan apresiasi atas suksesnya peringatan Hari Koperasi Ke-79 di Kota Probolinggo. Semoga semangat ‘Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya’ mampu membawa Kota Probolinggo semakin maju dan Bersolek Luar Biasa,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua Dekranasda dr. Evariani, Ketua Pengadilan Negeri Melinna Nawang Wulan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, para kepala perangkat daerah, Ketua Dekopin, pimpinan Bank Jatim, KADIN, Baznas, Perumdam Bayuangga, Perseroda Bahari Tanjung Tembaga, pengurus koperasi, pelaku UMKM, Duta Koperasi, 17 pembatik Kota Probolinggo serta tamu undangan lainnya.

Penulis : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!