Perkuat Peran Orang Tua, Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo Edukasi Pola Asuh Positif di Sekolah Mitra INOVASI

0
IMG-20260731-WA0074
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com 

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga dengan memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendampingan edukasi pengasuhan anak yang sehat dan inklusif (parenting) yang digelar Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo bagi para orang tua di sembilan Sekolah Dasar (SD) multigrade mitra INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) Kemitraan Indonesia–Australia di Kecamatan Sukapura.

Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran para orang tua bahwa keberhasilan pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan di rumah. Melalui pendekatan parenting yang positif, diharapkan tercipta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Workshop Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo yang diselenggarakan di Surabaya pada Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan layanan pendidikan pengasuhan anak yang sehat dan inklusif melalui perluasan program multigrade menjadi multilayanan hasil kolaborasi antara INOVASI dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Pendampingan dilaksanakan di sembilan sekolah, yakni SDN Sapikerep III, SDN Sukapura III, SDN Sariwani II, SDN Ngadisari II, SDN Sukapura IV, SDN Wonokerto II, SDN Ngadirejo, SDN Ngadisari I dan SDI Nurul Hikmah As Sholeh. Pada pelaksanaan tanggal 28 hingga 29 Juli 2026, kegiatan dipusatkan di SDN Sapikerep III, SDN Sukapura III dan SDN Sariwani II dengan melibatkan para wali murid sekolah multigrade.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo melalui PLKB Kecamatan Sukapura, Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo melalui Puskesmas Sukapura, Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo melalui Koordinator Wilayah Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura.

Mengusung tema “Mewujudkan Anak Sehat dan Cerdas Melalui Pola Asuh Positif, Sarapan Sehat dan Gizi Seimbang”, peserta mendapatkan materi mengenai pola asuh positif, tumbuh kembang anak sesuai usia, gizi seimbang, pentingnya sarapan, hak dan perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, pemilihan jajanan sehat hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Penyampaian materi dikemas secara menarik dan interaktif. Selain pemaparan materi, peserta diajak mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar, menyusun menu bergizi seimbang serta berdiskusi mengenai penerapan pola asuh yang efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Fasilitator Parenting Kabupaten Probolinggo, Dwi Wahyuniawati, mengatakan antusiasme para wali murid sangat tinggi selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, metode pembelajaran yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus termotivasi untuk menerapkannya di rumah.

“Alhamdulillah antusias wali murid di tiga lembaga sangat luar biasa. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif memberikan respons terhadap pembahasan pola asuh anak, pemberian gizi seimbang, pembiasaan hidup sehat di rumah hingga pentingnya sarapan. Kami juga mengadakan praktik mencuci tangan yang benar serta kegiatan memilah komponen makanan bergizi sehingga para wali murid merasa senang dan tidak bosan,” ujarnya.

Sementara itu, Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura, Nur Chabibah Umaroh, menjelaskan bahwa kegiatan parenting ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh positif sebagai fondasi pembentukan karakter anak sejak dini.

Menurutnya, para orang tua juga dibekali pengetahuan mengenai pentingnya sarapan sehat untuk meningkatkan konsentrasi belajar serta panduan praktis menyajikan makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan anak.

“Kegiatan ini melibatkan Puskesmas, DP3AP2KB dan TP PKK sebagai narasumber. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa mendidik dan mengawal tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah maupun orang tua,” katanya.

Nur Chabibah menambahkan, sasaran utama program parenting saat ini adalah sekolah-sekolah mitra INOVASI yang menerapkan sistem kelas rangkap (multigrade). Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kapasitas orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang sehat, aman dan mendukung perkembangan anak.

“Harapan kami, kegiatan parenting ini dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang tepat sehingga mampu melahirkan generasi Kabupaten Probolinggo yang sehat, cerdas, unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!