Semarak Hari Jadi ke-667, Probolinggo Bersolek Exhibition Digelar hingga 27 September
Probolinggo, Radarpatroli.com
Suasana Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, semakin semarak pada Jumat (18/9/2026) malam. Ribuan masyarakat mulai memadati lokasi untuk menyaksikan pembukaan Probolinggo Bersolek Exhibition, salah satu rangkaian Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo Tahun 2026.

Seremoni pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo Aminuddin bersama jajaran Forkopimda. Pameran yang memadukan produk UMKM, kuliner, hiburan dan berbagai atraksi tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026 mendatang.
Wali Kota Probolinggo Aminuddin hadir bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin. Turut hadir Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Ketua Pengadilan Negeri Erwin Ardian, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, jajaran kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Probolinggo, serta para sponsor.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo yang juga Kepala Baperida Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan hari jadi telah diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya ziarah ke makam para tokoh dan pemimpin Kota Probolinggo, upacara dan tasyakuran, sambang bayi, sidang istimewa DPRD hingga pawai budaya.
Menurut Rey, seluruh rangkaian tersebut mengusung tema besar “Kota Probolinggo Bersolek, Berdaulat, Adil dan Makmur.” Sementara Probolinggo Bersolek Exhibition menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tema besar Hari Jadi Kota Probolinggo adalah Kota Probolinggo Bersolek, Berdaulat, Adil dan Makmur. Sedangkan malam hari ini kita hadirkan Probolinggo Bersolek Exhibition dengan semangat kita beli potensinya, kita belanja produknya, kita nikmati hiburannya dan rasakan layanannya,” ujar Rey.
Ia menjelaskan, pameran tersebut melibatkan sekitar 132 tenant dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak melalui sponsorship.
“Alhamdulillah, hampir 99 persen didukung dari partisipasi sponsorship. Terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan rangkaian Hari Jadi ke-667. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai event di Kota Probolinggo turut mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Sudah hampir 300 event yang kita gelar di Kota Probolinggo dan ini menimbulkan multiple effect, khususnya bagi UMKM Kota Probolinggo. Saat ini ada 132 UMKM yang ikut melalui tenant masing-masing dan terus kita tingkatkan dengan program-program yang membantu perkembangan UMKM Kota Probolinggo,” jelas Aminuddin.
Ia berharap penyelenggaraan event di Kota Probolinggo ke depan semakin berkembang melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, sponsor dan event organizer.
Selain kegiatan berskala regional, Pemkot Probolinggo juga tengah mempersiapkan agenda berskala nasional, salah satunya Mango’s Carnival to Indonesia yang direncanakan berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 mendatang.
Aminuddin juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan rangkaian kegiatan di Stadion Bayuangga dengan menikmati berbagai atraksi, hiburan maupun produk yang ditawarkan para pelaku usaha.
“Jangan lupa sampaikan kepada teman, saudara dan tetangga untuk hadir selama kegiatan ini di Stadion Bayuangga. Mari kita ramaikan bersama. Yang tidak kalah penting, mari kita jaga keamanan dan ketertiban,” pesannya.

Malam pembukaan Probolinggo Bersolek Exhibition juga dirangkai dengan penyerahan apresiasi kepada para pemenang sejumlah lomba dalam rangka Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.
Penghargaan diberikan kepada para pemenang Lomba Lampu Hias, Lomba Fotografi Batik in Motion, Lomba Gerak Jalan Baris-Berbaris tingkat SD/MI dan SMP/MTs kategori putra dan putri, serta Lomba Siskamling.
Apresiasi juga diberikan kepada para peserta event kolosal Batik in Motion yang berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori line dance dengan peserta mengenakan busana tradisional terbanyak.
Sertifikat penghargaan diberikan kepada Studio Sanggar Senam Elizabeth, Universal Line Dance, Institut Ahmad Dahlan, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bayuangga, Senam Tera Indonesia Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dharma Wanita Persatuan, TP PKK, perwakilan ASN Pemerintah Kota Probolinggo serta Ikatan Istri Dokter Indonesia.
Setelah seluruh rangkaian seremoni dan penyerahan penghargaan selesai, pembukaan Probolinggo Bersolek Exhibition ditandai dengan penyalaan sirine oleh Wali Kota Aminuddin bersama jajaran Forkopimda.
Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan penyanyi dangdut Selvi Ayunda yang menghibur masyarakat yang memadati kawasan Stadion Bayuangga.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran warga dari luar daerah. Wiwik, warga Kelurahan Pohsangit Kidul, misalnya, datang bersama keluarga untuk menikmati suasana malam pembukaan.
“Lihat pertunjukan dinosaurus. Lumayan gak perlu ke luar kota untuk melihat aksinya,” ujarnya.
Tidak hanya warga Kota Probolinggo, masyarakat dari daerah lain juga turut hadir. Salah satunya Husen, warga Desa Kasian, Kabupaten Jember, yang sengaja menyempatkan diri datang bersama keluarganya.
“Katanya ada Selvi Ayunda di Probolinggo, lhaaa saya kebetulan memang ada acara di sini jadi sekalian mampir. Rame, seru, biarpun saya sekarang sudah ndak tinggal di Probolinggo tapi tiap balik ke sini pasti ada gebrakannya,” ungkapnya.
Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah tersebut turut memperlihatkan bahwa rangkaian event Hari Jadi Kota Probolinggo tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat setempat. Berbagai kegiatan juga menjadi salah satu daya tarik yang mampu mengundang masyarakat dari daerah sekitar untuk datang, berbelanja dan menikmati berbagai produk maupun hiburan yang disajikan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
