Pokmas Minak Jinggo Wonoasih Gelar Pembinaan LKK, Perkuat Sinergitas Pelayanan Dan Pembangunan Berbasis Gotong Royong
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Komitmen memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) terus ditunjukkan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Minak Jinggo, Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan LKK yang digelar di kediaman Ketua Pokmas Minak Jinggo, Samsul Huda, Rabu (15/4/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, dengan dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si, yang hadir sekaligus sebagai narasumber utama. Turut hadir Camat Wonoasih Eko Candra Wirawan, S.STP., MM, Lurah Wonoasih Hasim Irawanto, S.Sos, Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Gerindra Ryadlus Sholihin Firdaus, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT/RW dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebangsaan, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat, menciptakan suasana nasionalisme yang kuat sebelum memasuki inti acara.
Mengangkat tema “Sinergitas LKK dan Pemerintah Kelurahan dalam Pelayanan dan Pembangunan yang Berbasis Swadaya dan Gotong Royong”, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pengurus LKK. Sekitar 125 peserta hadir, terdiri dari pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemuda yang memiliki peran strategis dalam pembangunan di tingkat kelurahan.

Ketua Pokmas Minak Jinggo, Samsul Huda dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat.
Menurutnya, keberadaan LKK memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah kelurahan dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa berbagai pembangunan yang telah berjalan di lingkungan Wonoasih tidak lepas dari kontribusi swadaya masyarakat dan semangat gotong royong yang terus dijaga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan dukungan APBD Kota Probolinggo tahun 2026. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan mendukung penguatan kelembagaan masyarakat. Kami berharap melalui pembinaan ini, LKK semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Samsul Huda juga menyoroti pentingnya fasilitas penunjang kegiatan masyarakat, termasuk keberadaan sarana ibadah di lingkungan sekitar, yang menurutnya menjadi bagian dari kebutuhan sosial yang harus diperhatikan bersama.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan pembinaan seperti ini sangat penting dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Ia juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, baik dalam skala kecil maupun besar, termasuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.
“Kehadiran Pj Sekda di tengah-tengah kita merupakan sebuah kehormatan sekaligus berkah. Ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Kami di DPRD akan terus mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti penerangan jalan umum dan pembangunan lingkungan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar sinergitas antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat.

Dalam paparannya, Pj Sekda Kota Probolinggo, Dr. Rey Suwigtyo menekankan bahwa LKK merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kelurahan. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada peran aktif LKK sebagai perpanjangan tangan pemerintah di masyarakat.
“Tanpa LKK, kelurahan tidak akan berdaya secara maksimal. Oleh karena itu, ke depan harus ada sinergi yang kuat antara LKK, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kita harus saling mendukung dalam mewujudkan program pembangunan dan peningkatan pelayanan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya di tingkat kelurahan.
Camat Wonoasih, Eko Candra Wirawan dalam kesempatan tersebut turut memberikan wawasan terkait potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Salah satunya adalah budidaya pisang cavendish yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang menjanjikan.
“Pisang cavendish ini memiliki kualitas yang baik dan nilai jual tinggi. Ini bisa menjadi alternatif usaha baru bagi masyarakat selain pertanian konvensional seperti padi dan jagung. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan potensi ini secara optimal,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan siap mendukung pengembangan potensi lokal yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Lurah Wonoasih, Hasim Irawanto menyampaikan apresiasi kepada Pokmas Minak Jinggo atas inisiatif dan perannya dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat berjalan dengan baik.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pokmas Minak Jinggo dan seluruh pihak yang terlibat. Harapannya, ke depan sinergitas ini terus terjaga dan semakin kuat, sehingga pembangunan di Kelurahan Wonoasih dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan pembinaan LKK ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan motivasi bagi seluruh peserta untuk terus aktif berperan dalam pembangunan di lingkungan masing-masing. Dengan sinergitas yang kuat antara LKK dan pemerintah, diharapkan Kelurahan Wonoasih dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Melalui momentum ini, semangat gotong royong kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
