Kota Probolinggo Tembus 3 Besar Kampung KB Jawa Timur 2026, Kampung KB Ceria Jadi Andalan

0
IMG-20260425-WA0008
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk nominasi tiga besar Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026. Kampung KB Ceria di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran dipercaya mewakili kota dalam ajang bergengsi tersebut.

Tahapan penilaian dilakukan secara daring melalui desk audit dan wawancara oleh tim juri dari BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Wawancara ini melibatkan langsung Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, yang berlangsung di Command Center pada Jumat (24/4).

Dalam paparannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat program keluarga berkualitas. Ia menyebutkan, terdapat 219 posyandu yang seluruh kadernya telah mendapatkan pelatihan digitalisasi serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Semua kader telah dilengkapi sarananya sehingga mereka bisa melakukan komunikasi secara langsung on time dan real time, baik updating data maupun dalam proses pengentasan kemiskinan dan stunting,” ujarnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil nyata. Angka stunting di Kota Probolinggo berhasil ditekan dari 14 persen menjadi 9,6 persen. Untuk memastikan validitas data, Pemkot juga menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Selain itu, penguatan kapasitas dilakukan hingga tingkat akar rumput, mulai dari kelurahan, RT, RW hingga kader posyandu. Pemerintah juga meningkatkan insentif RT dan RW guna mendukung pembaruan data serta penguatan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang baru.

Mengusung jenama “Probolinggo Kota BERSOLEK”, berbagai program peningkatan kualitas hidup masyarakat terus digencarkan. Di antaranya pencapaian Open Defecation Free (ODF), penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan pendidikan, pengelolaan sampah, hingga penataan lingkungan.

Tak hanya itu, sinergi pentahelix juga menjadi kunci dalam berbagai program strategis. Mulai dari ketahanan pangan melalui peternakan burung puyuh dan budidaya pisang cavendish, penguatan UMKM dan budaya melalui event, hingga pemberian beasiswa bagi masyarakat kurang mampu serta program kejar paket bagi anak putus sekolah.

“Kami terus berkomitmen menunjang keluarga sejahtera di Kota Probolinggo. Harapannya seluruh keluarga mampu meningkatkan derajat hidupnya ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Lurah Curah Grinting Rois Siswanto dan Ketua Pokja Kampung KB Ceria Saiful Rahman, sebelum memasuki sesi wawancara bersama tim juri yang dipimpin Yuni Dwi Tjadikijanto. Dalam kesempatan tersebut, Yuni memberikan apresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Probolinggo, termasuk dari sisi regulasi hingga anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo, dr. Intan Sudarmadi, mengungkapkan bahwa terdapat tiga daerah yang masuk nominasi di Jawa Timur, yakni Kota Probolinggo, Surabaya, dan Kota Kediri.

Menurutnya, proses penilaian ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. Ia berharap seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan demi kemajuan masyarakat.

“Kemajuan Kota Probolinggo harus berjalan rutin dan berkesinambungan, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo, jajaran TP PKK Kecamatan Kanigaran dan Kelurahan Curah Grinting, serta anggota Pokja Kampung KB Ceria.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!