Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar, Pemkot Probolinggo Kendalikan Inflasi Daerah

0
IMG-20260430-WA0014
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Upaya menjaga daya beli masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kembali digelar di KOPI SIAGA (Toko Pengendali Inflasi Harga), Kamis (30/4/2026). Berlokasi di seberang Pasar Baru, Jalan Panglima Sudirman, kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menekan lonjakan harga bahan pokok di pasaran.

Wali Kota Aminuddin turun langsung meninjau pelaksanaan GPM bersama Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo serta sejumlah kepala perangkat daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Fitriawati, Kepala DKUP Slamet Swantoro, Plt Kepala Diskominfo Lucia Aries, Plt Kepala Dishub Pudi Aji, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Fatchur Rozi.

Dalam keterangannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai bentuk intervensi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama saat terjadi kenaikan harga di pasaran.

“Karena harga beberapa bahan pokok sedang naik, maka kami selenggarakan GPM ini sebagai upaya pengendalian inflasi di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang dijual di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 58.000, gula pasir Rp 15.000 per kilogram, telur ayam Rp 24.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita kemasan 2 liter Rp 31.000, cabai rawit Rp 4.500 per 100 gram, bawang putih Rp 24.000 per kilogram, serta bawang merah Rp 36.000 per kilogram.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, menjelaskan bahwa KOPI SIAGA merupakan inovasi toko pengendali harga yang beroperasi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga stabil.

“KOPI SIAGA ini kami hadirkan sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas harga. Toko ini buka setiap hari dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dan stabil,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pembeli yang datang sejak pagi hari. Salah satunya Dian, warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, khususnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Saya beli minyak untuk kebutuhan di rumah. Harganya sangat beda jauh dibandingkan yang di luar, jadi sangat membantu,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di daerah, terutama di tengah dinamika ekonomi yang mempengaruhi daya beli masyarakat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!