Guruh Dwi Prasetyo Anggota Komisi I DPRD kota Probolinggo Dorong BOSDA Tepat Sasaran Untuk Sekolah Swasta

0
IMG_7629
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kota Probolinggo terus dilakukan melalui forum dialog terbuka antara legislatif dan lembaga pendidikan. Komisi I DPRD Kota Probolinggo menggelar rembuk bersama pendidikan guna membahas efektivitas sekaligus urgensi Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi satuan pendidikan swasta.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (25/05/2026) tersebut menghadirkan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD dan MI swasta, SMP dan MTs swasta, hingga MI dan MTs negeri se-Kota Probolinggo. Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan BOSDA yang selama ini menjadi salah satu penopang operasional sekolah.

Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, para peserta menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi lembaga pendidikan swasta, mulai dari keterbatasan anggaran operasional, peningkatan kualitas sarana dan prasarana, hingga kebutuhan peningkatan mutu tenaga pendidik. BOSDA dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga stabilitas operasional sekolah swasta agar tetap mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Golkar, Guruh Dwi Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan rembuk pendidikan ini sengaja dilakukan untuk mendengar langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan kebijakan pendidikan yang disusun pemerintah daerah benar-benar sesuai kebutuhan sekolah.

Menurutnya, keberadaan sekolah swasta memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan melalui BOSDA harus dipandang sebagai bentuk investasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Probolinggo.

“Sekolah swasta memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan di Kota Probolinggo. Karena itu, kami ingin mendengar secara langsung apa saja kebutuhan dan kendala yang dihadapi, terutama terkait BOSDA. Jangan sampai ada sekolah yang kesulitan menjalankan operasional hanya karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, Komisi I DPRD Kota Probolinggo akan terus mengawal pembahasan terkait BOSDA agar program tersebut tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lembaga pendidikan, khususnya sekolah swasta yang selama ini turut membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selain membahas mekanisme penyaluran BOSDA, forum tersebut juga menyoroti pentingnya pemerataan bantuan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Sejumlah kepala sekolah berharap adanya peningkatan perhatian dari pemerintah daerah terhadap kebutuhan sekolah swasta yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Para peserta juga mengusulkan agar kebijakan BOSDA ke depan tidak hanya fokus pada bantuan operasional, tetapi juga mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, serta penguatan fasilitas pendidikan berbasis teknologi.

Rembuk pendidikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan demi menciptakan sistem pendidikan yang lebih maju, merata, dan berkualitas di Kota Probolinggo.

Dengan adanya forum dialog tersebut, Komisi I DPRD Kota Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi dunia pendidikan serta memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di daerah.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!