DPL dan Mahasiswa Peserta KKN Berdampak Nusantara Desa Tanjungori Laksanakan Pembekalan Mandiri

0
6de2f1f7-7d35-4518-ad9d-4ca552432f5c
Bagikan

Surabaya, Radarpatroli.com

Sebagai bagian dari persiapan menuju pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Nusantara, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama 10 mahasiswa peserta dari UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan pembekalan mandiri sebelum keberangkatan ke lokasi pengabdian. Kegiatan berlangsung pada Kamis (18/6/2026) pukul 13.00–17.00 WIB di Ruang Rapat Program Studi Administrasi Publik, Gedung Twin Tower B lantai 4.

Pembekalan tersebut dipimpin langsung oleh Kalvin Edo Wahyudi selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN di Desa Tanjungori.

Dalam keterangannya, Kalvin menjelaskan bahwa pembekalan mandiri menjadi tahapan penting yang wajib dilaksanakan sebagai bekal awal sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN pada awal Juli mendatang. Kegiatan ini juga menjadi lanjutan dari agenda sebelumnya berupa pertemuan pra-pembekalan.

“Pembekalan mandiri ini merupakan kegiatan kedua setelah pertemuan pra pembekalan. Setelah tahap ini, mahasiswa juga akan mengikuti pembekalan resmi yang diselenggarakan oleh LPPM UPN ‘Veteran’ Jawa Timur,” jelasnya.

Pada sesi pembekalan, materi yang diberikan lebih difokuskan pada analisis situasional wilayah sasaran, yakni Desa Tanjungori. Pendekatan ini dilakukan agar mahasiswa memiliki pemahaman awal terhadap kondisi sosial, potensi daerah, serta tantangan yang akan dihadapi selama menjalankan program pengabdian.

Setidaknya terdapat empat materi utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Materi pertama membahas filosofi KKN beserta urgensinya sebagai bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi. Materi kedua berisi pengenalan desa, identifikasi potensi dan permasalahan, serta strategi penyusunan program kerja yang relevan.

Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai luaran yang wajib dicapai selama pelaksanaan KKN Berdampak Nusantara. Materi terakhir menitikberatkan pada aspek etika, adab, serta disiplin yang harus dijaga selama berada di tengah masyarakat.

Kalvin menambahkan, pembekalan ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan diskusi yang lebih intens antara DPL dan mahasiswa agar rancangan program yang dibawa benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pemahaman yang matang terhadap karakteristik desa menjadi modal penting agar pelaksanaan KKN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan kontribusi yang sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan pembekalan berlangsung dalam suasana santai namun tetap produktif. Diskusi berjalan cair dan penuh keakraban, sehingga mahasiswa dapat menyampaikan ide, pertanyaan, maupun gagasan terkait program yang akan dijalankan selama berada di lokasi pengabdian.

Reporter : Sayful

Penulis : Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!