Ketua Komisi III DPRD Muchlas Kurniawan, Pendapatan Kota Probolinggo 2025 Lampaui Target, Tembus Rp1 Triliun
Probolinggo, Radarpatroli.com
Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Probolinggo sepanjang Tahun Anggaran 2025 resmi memasuki tahap evaluasi DPRD. Dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Rabu (24/06/2026), Wali Kota Probolinggo menyampaikan Nota Keuangan sebagai dasar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Agenda tersebut menjadi tahapan awal bagi DPRD Kota Probolinggo untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pendapatan daerah, realisasi belanja, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.
Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo sekaligus Anggota Fraksi Partai Golkar, Muchlas Kurniawan, menjelaskan bahwa rapat paripurna kali ini merupakan penyampaian nota penjelasan dari Wali Kota terkait kondisi keuangan daerah sepanjang tahun 2025.
“Ini adalah rapat paripurna nota penjelasan berkaitan dengan keuangan APBD Tahun 2025. Wali Kota menyampaikan dalam sidang paripurna mengenai kondisi keuangan daerah, mulai dari postur anggaran hingga berbagai pengeluaran yang dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo selama satu tahun anggaran,” ujar Muchlas.
Menurutnya, dari paparan yang disampaikan dalam nota keuangan tersebut, realisasi pendapatan daerah menunjukkan hasil yang cukup positif. Target pendapatan yang sebelumnya berada di kisaran Rp940 miliar lebih mampu meningkat hingga mencapai sekitar Rp1 triliun.
“Kalau dilihat dari sisi pendapatan, targetnya sekitar Rp940 miliar lebih dan ternyata mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp1 triliun. Artinya ada surplus dari sisi pendapatan secara umum,” jelasnya.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Probolinggo juga mengalami peningkatan. Dari target sekitar Rp240 miliar lebih, realisasinya mencapai kurang lebih Rp245 miliar atau bertambah sekitar Rp5 miliar.

“PAD kita juga mengalami kenaikan dari target pemerintah daerah yang sekitar Rp240 miliar lebih menjadi Rp245 miliar. Ada kenaikan sekitar Rp5 miliar. Ini merupakan tren yang bagus dan dapat menjadi indikator positif terhadap pengelolaan keuangan daerah,” tambah Muchlas.
Meski demikian, DPRD belum akan memberikan kesimpulan akhir sebelum dilakukan pembahasan secara rinci bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam forum Badan Anggaran (Banggar).
“Untuk sementara dari hasil pembacaan nota penjelasan, kondisi keuangan daerah bisa dikategorikan cukup baik. Namun nanti akan kami bedah bersama seluruh OPD. Apakah proses pengeluaran anggaran dan target kinerja yang dilaksanakan sudah sesuai dengan perencanaan awal yang ditetapkan pemerintah daerah. Hal-hal tersebut akan menjadi bahan koreksi dan evaluasi dalam pembahasan berikutnya di Banggar,” tegas Muchlas Kurniawan.
DPRD Kota Probolinggo berharap pembahasan lanjutan di Badan Anggaran dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas penggunaan anggaran daerah serta memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
