Edukasi Lingkungan Sejak Dini, KKN Boyana Latih Siswa UPT SD Negeri 384 Gresik Olah Tutup Botol Plastik Menjadi Gantungan Kunci

0
aca02938-ed46-475b-8201-baf89536f1ad
Bagikan

Gresik, Radarpatroli.com

Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini melalui kegiatan edukasi kreatif yang digelar mahasiswa Kelompok 02 “Boyana” KKN Berdampak Nusantara UPN “Veteran” Jawa Timur di UPT SD Negeri 384 Gresik, Dusun Pagarangan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan bertajuk “Dari Kita untuk Kita” tersebut diikuti siswa kelas VI. Para siswa diajak memahami pentingnya pengelolaan sampah sekaligus belajar memanfaatkan tutup botol plastik bekas menjadi eco-craft berupa gantungan kunci yang memiliki nilai guna.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala UPT SD Negeri 384 Gresik, Agus. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN Boyana yang menghadirkan edukasi lingkungan melalui pendekatan kreatif dan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Semoga melalui gerakan kecil yang dibawakan oleh teman-teman KKN ini dapat menjadi awal dari perubahan bagi lingkungan sekitar. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan sebuah karya, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan untuk lebih bijak dalam mengelola sampah serta meningkatkan kesadaran bahwa setiap orang dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan,” tutur Agus.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Aurellia Dwi Rully Dzulkarnain. Secara interaktif, para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis sampah, mulai dari organik hingga anorganik. Mereka juga mendapat penjelasan mengenai sampah plastik yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah.

Menariknya, siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori. Mereka juga diperlihatkan bagaimana tutup botol plastik yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat diubah menjadi benda kreatif yang menarik dan bermanfaat.

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika memasuki sesi praktik. Didampingi seluruh tim KKN Boyana, para siswa mulai membersihkan dan memotong tutup botol plastik menjadi bagian-bagian kecil. Potongan tersebut kemudian dipanaskan menggunakan setrika dengan media pelapis khusus hingga meleleh, kemudian dicetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Setelah hasil cetakan mendingin dan mengeras, para siswa menghaluskan bagian tepinya sebelum memasang rantai gantungan kunci. Dari proses sederhana tersebut, lahirlah beragam karya eco-craft hasil kreativitas tangan para siswa.

Suasana kegiatan pun berlangsung meriah. Para siswa tampak penuh rasa ingin tahu, saling membantu dalam proses pembuatan, hingga menunjukkan hasil karya masing-masing kepada teman-temannya dengan penuh kebanggaan.

Tutup botol plastik yang sebelumnya hanya dipandang sebagai limbah kini berubah menjadi gantungan kunci bernilai guna. Proses tersebut sekaligus menjadi pengalaman langsung bagi siswa bahwa sampah dapat memiliki manfaat apabila dikelola dan dikreasikan dengan tepat.

Melalui kegiatan “Dari Kita untuk Kita”, mahasiswa KKN Boyana berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak usia dini. Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sehari, tetapi dapat membentuk kebiasaan baru bagi siswa untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungan di sekitarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu mengasah kreativitas anak dalam memanfaatkan barang bekas sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Tanjungori untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan alam Pulau Bawean secara berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Penulis: Kelompok 02 KKN Berdampak Nusantara (Muhammad Reyvan Ustman A., Aurellia Dwi Rully D., Nur Hazirah Dahliah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!