Pemkot Probolinggo Rutin Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Kendalikan Inflasi

0
WhatsApp Image 2026-08-04 at 13_57_19 (2)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com 

Ratusan warga memadati kawasan Kopi Siaga, Kota Probolinggo, Selasa (4/8/2026) pagi untuk memanfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kembali digelar Pemerintah Kota Probolinggo. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai, dengan sejumlah komoditas favorit seperti telur ayam habis terjual hanya dalam waktu singkat.

Program yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Sejak pagi, warga berbondong-bondong membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih murah. Selain telur ayam, komoditas seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir hingga berbagai produk olahan UMKM binaan DKPPP juga menjadi incaran masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, Aries Santoso mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Probolinggo yang dilaksanakan minimal satu kali setiap pekan atau sekitar empat kali dalam sebulan. Selain itu, pelaksanaannya juga dapat dilakukan berdasarkan usulan masyarakat melalui kecamatan maupun kelurahan.

“Gerakan Pangan Murah ini sudah menjadi kegiatan rutin Pemerintah Kota Probolinggo melalui DKPPP. Minimal satu minggu sekali kami laksanakan. Bahkan apabila ada permintaan dari masyarakat, kecamatan, atau kelurahan, kami berupaya memfasilitasi pelaksanaannya dengan berkoordinasi bersama instansi terkait,” ujarnya.

Aries menjelaskan, pada pelaksanaan kali ini beras SPHP dari Bulog belum dapat disalurkan karena masih dalam proses audit. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi tingginya minat masyarakat untuk berbelanja di lokasi GPM.

“Alhamdulillah masyarakat tetap sangat antusias. Telur bahkan cepat habis. Harga komoditas seperti tomat, bawang merah, bawang putih hingga produk olahan binaan DKPPP juga lebih murah dibandingkan harga pasar sehingga banyak diminati warga,” tambahnya.

Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat membeli telur seharga Rp21.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, bawang putih Rp12.000 per setengah kilogram, bawang merah Rp24.000 per kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, minyak goreng Sunco 2 liter Rp43.500, tomat Rp1.000 per 100 gram, cabai rawit Rp5.000 per 100 gram, garam 500 gram Rp3.500, tepung Segitiga Biru Rp11.000 per kilogram, Sasa Tepung Bumbu Rp3.000 per kemasan, Racik Ikan dan Ayam Rp2.000 per kemasan, serta beragam produk olahan UMKM binaan DKPPP.

Menurut Aries, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah bersama operasi pasar dan berbagai intervensi yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Probolinggo.

“Alhamdulillah kondisi inflasi Kota Probolinggo saat ini masih terkendali. Memang beberapa waktu lalu kita sempat berada pada posisi inflasi yang cukup tinggi di Jawa Timur. Namun melalui Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan berbagai intervensi di sejumlah titik, kondisi harga komoditas pangan dapat lebih stabil sehingga ikut menjaga laju inflasi,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Apabila terjadi kenaikan harga maupun tekanan inflasi, frekuensi pelaksanaan kegiatan akan ditingkatkan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dan daya beli masyarakat yang masih menghadapi tantangan, pemerintah harus hadir. Karena itu kami akan terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat,” tegas Aries.

Ia juga memastikan stok berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara rutin setiap pekan maupun sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!