DWP Kabupaten Probolinggo Dorong Perempuan Tingkatkan Keterampilan dan Kepercayaan Diri Lewat Beauty Class

0
IMG-20260910-WA0087
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Upaya meningkatkan kualitas diri perempuan terus dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui kegiatan beauty class atau pelatihan tata rias wajah yang tidak hanya mengajarkan teknik merias, tetapi juga mendorong anggota untuk semakin percaya diri, kreatif dan terampil.

Kegiatan bertema “Meningkatkan Kualitas dan Kepercayaan Diri Perempuan Melalui Pengembangan Keterampilan Tata Rias Wajah” tersebut digelar di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Kamis (10/9/2026).

Sebanyak 85 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari pengurus dan anggota DWP Kabupaten Probolinggo serta perwakilan DWP Unit Pelaksana se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua Panitia Retno Sjaiful mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana bagi anggota DWP untuk menambah wawasan sekaligus mengembangkan keterampilan dalam bidang tata rias wajah sebagai bagian dari pengembangan diri.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai tata rias wajah, memberikan keterampilan praktis serta meningkatkan kemampuan dalam memilih dan menggunakan produk tata rias sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Menurutnya, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan wajah. Selain keterampilan teknis, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para peserta.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan perempuan yang berkualitas, terampil, percaya diri, kreatif dan berdaya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto menegaskan bahwa kegiatan *beauty class* tidak semata-mata diarahkan untuk mengajarkan peserta menggunakan kosmetik agar terlihat lebih cantik.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari proses pengembangan kualitas diri perempuan, terutama dalam membangun kepercayaan diri, kreativitas dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan beauty class yang kita laksanakan pada hari ini bukan hanya sekadar belajar mengenai tata rias wajah atau bagaimana tampil lebih cantik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas diri, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas serta meningkatkan keterampilan perempuan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Rita Erik menyampaikan, anggota DWP memiliki peran penting dalam berbagai lingkungan, baik di dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat dan organisasi. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pengembangan diri perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan, kita memiliki peran yang sangat penting, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan organisasi. Oleh karena itu, pengembangan diri perlu terus dilakukan agar kita menjadi perempuan yang percaya diri, berwawasan, terampil, mandiri dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tata rias wajah tidak harus identik dengan penggunaan kosmetik secara berlebihan. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah kemampuan perempuan dalam memahami perawatan diri serta menyesuaikan penampilan dengan kondisi dan kebutuhan.

“Tata rias wajah yang tepat bukan berarti harus menggunakan riasan yang berlebihan. Justru yang terpenting adalah bagaimana kita dapat memahami cara merawat diri dan menampilkan wajah yang bersih, sehat, rapi, segar dan sesuai dengan kesempatan maupun kebutuhan,” terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas. Mulai dari kegiatan organisasi, acara kedinasan, kegiatan sosial hingga aktivitas bersama keluarga.

Selain menjadi sarana belajar, beauty class juga diharapkan mampu menciptakan ruang interaksi bagi para anggota DWP untuk saling berbagi pengalaman dan mempererat hubungan antar anggota.

“Selain keterampilan tata rias, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi anggota DWP untuk saling belajar, bertukar pengalaman dan memperkuat hubungan antar anggotanya,” tegasnya.

Rita Erik meminta agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi ilmu dan keterampilan yang diperoleh hari ini dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan,” ajaknya.

Ia menambahkan, kualitas seorang perempuan tidak hanya dilihat dari kemampuan menjaga penampilan. Lebih jauh, perempuan yang berkualitas juga tercermin dari kepribadian, keterampilan, wawasan, rasa percaya diri serta kepedulian terhadap keluarga dan masyarakat.

“Jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti mengembangkan potensi diri. Karena perempuan yang berkualitas bukan hanya perempuan yang mampu menjaga penampilan, tetapi juga perempuan yang memiliki kepribadian yang baik, keterampilan, wawasan, kepercayaan diri serta kepedulian terhadap keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!