Wujudkan Ketahanan Pangan, TNI Dampingi Petani dari Pengolahan Lahan hingga Perawatan
Probolinggo, Radarpatroli.com
Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan. Kali ini, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-26/Tegalsiwalan melaksanakan pendampingan dan pengawasan perawatan tanaman padi milik petani di Desa Bladu Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota Koramil 0820-26/Tegalsiwalan, Serma Budianto, di lahan pertanian milik Mardi (45). Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung dan menyukseskan gerakan antisipasi darurat pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Serma Budianto menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman. Menurutnya, setiap tahapan tersebut memiliki peran penting dalam menentukan kualitas dan hasil panen.
“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa memengaruhi hasil dari pertanian. Berangkat dari hal tersebut, maka kami melakukan pendampingan dan pengawasan mulai dari proses awal,” kata Serma Budianto.
Ia menjelaskan, ketahanan pangan nasional merupakan kondisi ketika seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kemampuan produksi dalam negeri.
Menurutnya, berbagai upaya dapat dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan, di antaranya melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem pengairan, serta menjaga kebersihan saluran irigasi.
Selain itu, penguatan infrastruktur pertanian dan pengelolaan kebijakan pangan yang tepat juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
“Ketahanan pangan nasional sangat penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Karena itu, ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, akses masyarakat terhadap pangan, serta pemanfaatan pangan harus terus diperhatikan,” ujarnya.
Serma Budianto menegaskan, seluruh sumber daya di sektor pertanian, mulai dari penyuluh hingga para petani, perlu bergerak bersama dalam menghadapi tantangan pangan. Peningkatan produksi harus menjadi perhatian utama agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan pada peningkatan produksi, baik saat ini maupun yang akan datang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan menyeluruh dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana diarahkan untuk menunjang proses pertanian dari hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil pertanian.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, Koramil 0820-26/Tegalsiwalan berharap para petani semakin termotivasi dalam merawat tanaman dan meningkatkan hasil panen. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan petani dalam menjaga ketersediaan pangan.
“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkas Serma Budianto.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
